Panwaslu Kalasan Sosialisasikan Pengawasan PILKADA Sleman 2020 Melalui Film Pendek


Para Anggota Panwaslu Kecamatan Kalasan saat proses pembuatan Film Pendek. Foto: ist

SLEMAN – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sleman 2020 saat ini memasuki tahapan Pemutakhiran Data Pemilih (Mutarlih). Sebagai upaya pengawasan tahapan Pilkada di masa Pandemi Covid-19, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Kalasan berinovasi dengan membuat Film Pendek.

Anggota Panwaslu Kecamatan Kalasan, Lilik Sumitro mengungkapkan, menghadapi Pilkada di masa Pandemik, sosialisasi melalui media daring menjadi penting. Panwaslu Kecamatan Kalasan memproduksi film pendek bergenre komedi bertujuan agar sosialisasi lebih mudah diterima masyarakat. Film yang diproduksi kemudian diunggah dalam akun youtube Pengawas Pemilihan Kalasan, dan media sosial lainnya.

Ia menjelaskan, Panwaslu Kecamatan kalasan mencoba melakukan pendekatan yang serius tapi disajikan dengan santai untuk sosialisasi kepada masyarakat. Memasuki tahapan Pilkada saat ini, Panwaslu Kecamatan Kalasan sudah memproduksi dua film pendek, dan akan berusaha terus memproduksi dengan tema sesuai tahapan Pilkada,

“Film pendek ini juga diperankan oleh para Anggota Panwaslu dan Panwaslu Desa beserta staff yang sudah menguasai materi sosialisasi. Kami sudah produksi 2 judul film pendek, yaitu Emoh eM Pe Mu, atau tolak politik uang untuk mensosialisasikan bahaya politik uang bagi demokrasi. Kemudian Menthelengi PPDP, yang ini terkait pentingnya pengawasan bersama tahapan Mutarlih. Nanti mudah-mudahan kami bisa produksi lagi dengan tema sosialisasi tahapan lainnya,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (16/07/2020).

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga Panwaslu Kecamatan Kalasan ini menjelaskan,  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman menginstruksikan agar Panwas Adhok berinovasi mengoptimalkan pengawasan melalui media daring, disamping tetap melaksanakan pengawasan secara langsung dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Menurutnya, dalam Film pendek, selain mensosialisasikan tahapan Pilkada dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan, juga memuat materi agar masyarakat juga tetap mematuhi protokol kesehatan,

“Pilkada di masa pandemik ini, fokus kita memang dua hal, yaitu bagaimana melaksanakan tugas pengawasan agar terwujud pilkada yang berintegritas, juga mematuhi protokol kesehatan. Nah, dengan fil pendek komedi ini mudah-mudahan lebih bisa diterima masyarakat, karena kita tahu di masa pandemik ini masyarakat butuh hiburan, tapi hiburan yang mendidik,” pungkasnya. (pr/kt1)

Redaktur: Faisal

 


 





Baca Juga