Jumat, 22/01/2021 18:33 WIB | Dibaca: 133 kali

Polgov UGM Raih Hibah Penelitian NORHED 32 Miliar


Gedung Pusat UGM. Foto:ist
YOGYAKARTA - Research Centre for Politics and Government (Polgov) Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) FISIPOL UGM berhasil memenangkan hibah kompetisi Norwegian Program for Capacity Development in Higher Education and Research for Development atau “NORHED II: Call for Proposals” yang didanai oleh Norwegian Agency for Development Cooperation (NORAD). 
 
Proposal yang diajukan merupakan hasil kolaborasi Polgov DPP UGM dengan Norwegian University of Science and Technology (NTNU), Universitas Bangka Belitung, Universitas Nusa Cendana, Politeknik Negeri Pontianak dengan judul “Citizens Participations in Resource Governance and Sustainable Transition (Citres)". Program Citres ini berada dalam topik payung yang ditawarkan NORHED II yaitu “Climate Change and Natural Resources”. 
 
Nanang Indra Kurniawan, selaku Ketua Research Centre for Politics and Government (PolGov) UGM yang juga merupakan Koordinator Program Citres menyampaikan dalam hibah kompetisi NORAD menerima 199 pengajuan proposal. Namun hanya 60 proposal yang berhasil terpilih dengan jumlah total yang diajukan sebesar 3,1 miliar Kroner Norwegia (NOK) atau setara 4,9 triliun.
 
Sementara program Citres yang diajukan Polgov DPP UGM menerima pembiayaan sebesar 20 juta NOK atau sekitar 32 miliar rupiah untuk jangka waktu selama 6 tahun. Adapun kegiatan yang didukung meliputi pertukaran mahasiswa dan staf, beasiswa pendidikan S2 dan S3, riset, pengembangan kapasitas dan dukungan infrastruktur riset. 
 
"Sektor-sektor yang didalami dalam kegiatan riset Citres ini nantinya akan mencakup pertambangan, kehutanan, urban resources, perikanan dan maritim," jelasnya dalam rilis yang diterima Jum'at (22/01/2021).
 
Ia berharap bahwa dengan dilaksanakannya program ini dapat memberikan kontribusi besar terhadap sektor sumber daya alam. Program nantinya diharapkan mampu mendorong pengembangan pengetahuan yang terkait dengan keterlibatan masyarakat dalam perubahan iklim dan pengelolaan sumber daya alam di Indonesia. 
 
"Kolaborasi dengan Department of Geography NTNU beserta universitas partner di Indonesia diharapkan akan mendorong penguatan tradisi kolaborasi dalam produksi pengetahuan di tingkat global,” terangnya. 
 
 
Sementara Ketua Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) FISIPOL UGM, Abdul Gaffar Karim memberikan apresiasi atas capaian yang diraih DPP UGM. Menurutnya keberhasilan menjadi bukti daya saing DPP UGM dalam kompetisi dan jejaring akademik di tingkat global.
 
 “Program ini adalah langkah besar untuk menguatkan jejaring internasional yang selama ini telah dikelola oleh DPP Fisipol UGM bersama perguruan tinggi di Norwegia,” tutupnya. (pr/kt1)
 
Redaktur: Faisal

 





Baca Juga