Pakar Teknologi Informasi UP 45 Ungkap Metode Pembelajaran Daring yang Tepat Untuk PAUD


Dosen Fakultas Teknik Program Studi Teknologi Informasi UP 45, Lukman Hakim,SKom, MT. Foto:ist

SLEMAN – Pakar Teknologi Informasi (IT) Universitas Proklamasi 45 (UP 45) Yogyakarta, Lukman Hakim,SKom, MT mengungkapkan, Anak Usia Dini tidak bisa hanya menerima pelajaran dalam bentuk ceramah, mereka perlu distimulasi baik secara visual, verbal maupun motorik. Aplikasi sejenis Zoom maupun Google Meet tidak tepat untuk diterapkan pada Anak Usia Dini dalam pelaksanaan Belajar dari Rumah (BDR).

Dosen Fakultas Teknik Program Studi Teknologi Informasi UP 45 ini menjelaskan, Anak Usia Dini butuh wahana yang lebih menarik. Karena itu pada program pengabdian masyarakat UP 45, ia mencoba mengembangkan model pembelajaran daring yang sesuai untuk anak usia dini,

“Dalam platform yang kami bangun, guru bisa membuat berbagai macam media pembelajaran dengan mudah, seperti merangkai puzzle, video interaktif, merangkai kata dan lain lain. Dan semua itu dapat dilakukan guru tanpa butuh pengetahuan IT secara mendalam,” tuturnya, Kamis (25/02/2021).

Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat belum lama ini, Lukman telah memberikan pelatihan pendampingan kepada pendidik, tenaga kependidikan di PAUD Non Formal SPS Sokapalupi, Kalurahan Minomartani, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman pada Februari 2021. Sebelumnya ia telah memberikan pendampingan di SPS Sokapalupi dalam rangka pengabdian masyarakat pada tanggal 10 November dan 22 Desember 2020 lalu, bertepatan dengan peringatan hari ibu.  

Lukman mengatakan Pandemi Covid-19 menimbulkan efek yang sangat besar. Menurutnya, semua kegiatan yang awalnya dilakukan dengan tatap muka sekarang tidak bisa, termasuk pendidikan. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut, kata dia, adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Menurutnya teknologi informasi memungkinkan banyak orang terhubung dan saling berinteraksi meski dalam jarak yang berjauhan. Oleh karena itu, untuk mempertahankan kualitas pendidikan di masa pandemi ini, teknologi informasi harus benar benar dimanfaatkan dengan maksimal.

“Namun sayangnya, untuk memanfaatkan teknologi informasi juga butuh pengetahuan yang cukup. Salah memilih teknologi malah bisa menghambat pendidikan itu sendiri, contohnya pendidikan daring yang harusnya lebih menyenangkan dan fleksibel, justru menjadi menyusahkan dan bahkan membosankan, bagi pendidik maupun peserta didik. Karena kita ketahui bahwa kualitas layanan internet masih belum merata,” ungkapnya.

Lukman mengaku tertarik dalam penerapan IT pada PAUD karena PAUD butuh perlakuan khusus dibanding Pendidikan Dasar, Menengah maupun Tinggi,

“Alasan melaksanakan pengabdian masyarakat di SPS Sokapalupi, karena PAUD Sokapalupi memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan usia dini, terbukti dari penghargaan yang mereka dapat. Harapan saya kedepannya dunia pendidikan bisa beradaptasi dengan era revolusi industry 4.0 yang bertumpu pada teknologi informasi, dengan menciptakan berbagai inovasi selanjutnya. Tentu saja teknologi bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan untuk mempermudah proses pembelajaran,” jelas Lukman.

Sementara itu, Pengelola SPS Sokapalupi, Hj. Midjah Bambang Suroto mewakili kepala lembaga menyambut baik dan sangat berterima kasih apa yang sudah dilakukan Dosen UP 45 untuk dapat membantu memberikan pelatihan dan pembekalan bagi masyarakat,

“SPS Sokapalupi ini sudah berdiri sejak tahun 2004 harapannya terus dapat bertahan dan dapat membantu masyarakat khususnya para orang tua yang menitipkan anak atau buah hatinya di SPS Sokapalupi. Terlebih saat ini di masa pandemi Covid-19, kehadiran SPS sangat membantu bagi masyarakat banyak,” tuturnya.

Senada diungkapkan salah satu pendidik SPS Sokapalupi, Bunda Cita Yanuar. Ia berterimakasih karena dengan pelatihan dan pembekalan yang diberikan meningkatkan kompetensi pendidik terkait penggunaan media pembelajaran e-learning,

“Saya sangat bersemangat untuk mengikuti pelatihan dan pembekalan ini dan semakin termotivasi untuk menyiapkan bahan pembelajaran yang lebih baik,” ujarnya.

Selain Lukman Hakim, kegiatan pengabdian masyarakat UP 45 di SPS Sokapalupi juga dilaksanakan Dosen Universitas Proklamasi 45 (UP 45), Rr.Putri Ana Nurani,SS,MM. Dalam kesempatan tersebut putri memberikan pembekalan terkait pengelolaan pembelajaran PAUD yang relevan dengan masa pandemi Covid-19. (rd2)

Redaktur: Fefin Dwi Setyawati


 





Baca Juga