Kamis, 17/06/2021 23:27 WIB | Dibaca: 212 kali

Bekal Kemandirian ditengah Pandemi Covid-19


Bekal Kemandirian ditengah Pandemi Covid-19

Yogyakarta - Sepuluh orang klien Balai Pemasyarakatan(Bapas) Kelas I Yogyakarta mengikuti kegiatan bimbingan kemandirian, kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Bapas Kelas I Yogyakarta dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kemiri Edum dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Kamis(17/06/2021).

Dalam kegiatan ini, klien menerima bimbingan dalam produksi olahan salak yaitu manisan salak, minuman sari salak, dan dodol salak, serta mengenai pengelolaan hasil produksi, pengemasan, dan teknik pemasaran. Bertindak sebagai pemateri dalam acara ini adalah Rini Handayani selaku Ketua KWT Kemiri Edum, serta Heri dan Dimas yang mewakili Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman.

Dalam sambutannya, Plh. Kepala Bapas Kels I Yogyakarta, Ambar Sri Rahayu, memaparkan bahwa kegiatan bimbingan kemandirian ini dilaksanakan dengan harapan bahwa klien Bapas Kelas I Yogyakarta yang berpartisipasi dapat memperoleh ilmu dan keterampilan dalam bidang produksi olahan salak.

"Harapannya seluruh peserta yaitu klien Bapas Kelas I Yogyakarta dapat memperoleh ilmu untuk bekal serta dapat mengembangkan wirausaha yang mendukung perekonomian klien. Untuk lebih jauh mendukung terlaksananya harapan ini, setiap klien juga menerima bantuan berupa seperangkat peralatan masak yang diperlukan untuk memproduksi manisan salak, minuman sari salak, dan dodol salak," terang nya.

Ditambahkan pula oleh Rini Handayani, bahwa antusias para peserta begitu luar biasa dalam menerima arahan dan bimbingan dari pengajar. "Harapan kami setelah kegiatan ini, teman-teman peserta pelatihan langsung bisa menunjukan hasil yang didapat dari pelatihan dan bisa dipasarkan dilingkungan masing-masing untuk pendapatan ekonomi teman teman peserta," imbuh Rini.

SG, salah satu klien Bapas Yogyakarta yang mengikuti acara ini, menyambut baik kegiatan bimbingan kemandirian ini. "Materi yang diberikan sangat menarik dan bermanfaat. Mudah-mudahan dengan pengalaman ini, serta peralatan yang diberikan kepada kami, saya dapat mengembangkan usaha olahan salak dari rumah," ujarnya.

"Terimakasih kepada Bapas Kelas I Yogyakarta yang telah memberikan bekal agar saya dan teman-teman bisa mengembangkan diri untuk bekal kedepan dalam mendukung perekonomian kami," Tutupnya.(Sek)

Redaktur : hennyra


 





Baca Juga