Budaya  

Festival Bregada Prajurit, Warnai 25 Tahun Jumeneng Sultan HB X

YOGYAKARTA – Keagungan Sri Sultan Hamengku Buwono X terus terjaga hingga detik ini. Wujudnya, masyarakat Yogyakarta yang diwakili Pasukan Paksi Katon (salah satu nama pasukan di keraton Yogyakarta-red) merayakan Jumeneng atau bertahtanya Sri Sultan Hamengku Buwono X yang ke seperempat abad (25 tahun). Dalam merayakannya, Pasukan Paksi Katon mengadakan Festival Bregada Prajurit.

“Makna 25 itu istimewa. Artinya, ulang tahun perak,” kata Ketua Panitia M. Ridhwan di sela-sela acara di Alun-alun Utara Yogyakarta, Minggu (9/3/2014) sore.

Festival Bregada Prajurit mempunyai arti berkumpulnya para prajurit. Para Bregada berasal dari perwakilan seluruh masyarakat di DIY yang berjumlah 25 Bregada. Ridhwan menjelaskan, hal ini merupakan salah satu cara untuk melestarikan budaya Jawa yang berbasiskan keprajuritan seperti di wilayah zaman kemerdekaan dahulu.

“Seperti halnya falsafah Jawa, Manunggaling Kawula Gusti (bersatunya rakyat dengan pimpinan -red). Ini diwujudkan dengan kesetiaan rakyat kepada rajanyaBegitupun Sultan yang senantiasa mengayomi semua masyarakat,” ujarnya.

Festival Bregada Prajurit berjalan mulai dari Alun-alun Utara Yogyakarta untuk mengelilingi Benteng Keraton dan berakhir di Alun-alun Utara Yogyakarta kembali. Festival ini diselenggarakan pertama kali di tahun 2014 ini. Rencananya, Festival Bregada Prajurit akan diadakan disetiap tahun pada bulam Maret. (kim)

Redaktur: Azwar Anas


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *