Budaya  

Dubes India Akan Resmikan Patung Gandhi di Rumah Budaya Fadli Zon

TANAH DATAR – Rumah Budaya Fadli Zon Selenggarakan Malam Persahabatan Indonesia – India, di komplek Aie Angek Cottage, Tanah Datar, Sumatera Barat, Kamis (05/03/ 2015). Pada acara yang direncanakan dimulai Pukul 17.00 WIB, nanti, Duta Besar (Dubes) India H.E. Mr. Gurjit Singh akan meresmikan patung perunggu Mahatma Gandhi karya Bambang Winaryo,

Acara Malam Persahabatan Indonesia – India tersebut juga akan diisi Dialog Budaya Hubungan Indonesia – India yang diisi H.E. Mr. Gurjit Singh dan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, serta pertunjukan kesenian dari seniman India.

“Acara ini kami selenggarakan untuk mempererat hubungan kedua negara melalui kebudayaan,” ungkap Fadli Zon sekaligus Pendiri Rumah Budaya Fadli Zon,  

Dijelaskan Fadli Zon, patung perunggu Mahatmagandi karya Bambang Winaryo yang akan diresmikan oleh Dubes India, merupakan penghargaan kepada Mahatma Gandhi yang telah memberikan ispirasi kepada mastarakat dunia, termasuk Indonesia.

Sekadar ulasan, Mahat Magandhi lahir di Gujarat 2 Oktober 1869 dan meninggal di New Delhi, India, 30 Januari 1948. Saat remaja, Ia pindah ke Inggris untuk belajar hukum. Setelah menjadi pengacara, Ia pergi ke Afrika Selatan dan mengalami diskriminasi. Ia memutuskan menjadi aktivis politik agar dapat mengubah hukum yang diskriminatif dan membentuk gerakan non-kekerasan.

Ketika kembali ke India, Gandhi ikut perjuangan kemerdekaan India dari jajahan Inggris. Walau penganut Hindu, Gandhi juga menyukai pemikiran agama lain termasuk Islam. Ia percaya manusia harus punya hak yang sama dan hidup secara damai.Prinsip Gandhi yaitu swadesi (berdikari), ahimsa (non kekerasan), hartal (mogok).

“Prinsip Gandhi lain, satyagraha, sering diterjemahkan “jalan menuju kebenaran”, telah menginspirasi berbagai generasi aktivis demokrasi dan anti-rasisme seperti Nelson Mandela dan Martin Luther King, Jr.Peresmian,” kata Fadli Zon.

Patung perunggu Mahatma Gandhi semakin melengkapi koleksi karya patung tokoh di Rumah Budaya Fadli Zon. Diantaranya ada patung perunggu Soekarno, Hatta, Tan Malaka, Chairil Anwar. Karya patung tokoh ini  merupakan penghormatan terhadap sosok yang menjadi inspirasi.

“Diharapkan generasi masa kini bisa mengambil pelajaran dari perjuangan tokoh yang rela mengorbankan dirinya untuk kepentingan umat manusia,” pungkasnya.(pr/hb)

Redaktur: Rudi F

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.