Kepada Wagub, Dewan Perumahan Tawarkan Solusi Tingginya Harga Tanah di Yogyakarta

YOGYAKARTA  – Tingginya harga tanah dan pengadaan tanah yang sulit di Yogyakarta menjadi salah satu kendala penanganan permasalahan lingkungan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal itu dikemukakan anggota Dewan Perumahan Ar. Ahmad Saifudin Mutaqi, IAI. AA saat menghadap Wakil Gubernur DIY Sri Paduka KGPAA Paku Alam X (PA X) Selasa (21/11/2017)

“Dengan hal tersebut muncul opsi dengan memanfaatkan sultan ground dan pakualam ground,” kata  Ahmad Saifudin Mutaqi yang diterima Wagub di di Gedung Pare Anom, Komplek Kepatihan, Yogyakarta.

Chairman of IAI Chapter Yogyakarta  ini menawarkan solusi persoalan penataan lingkungan dengan program one village one architect (satu desa satu arsitek),

“Program one village one architect, bertujuan agar dapat membantu dan menyalurkan partisipasi masyarakat dalam menangani permasalahan penataan lingkungan,” ujarnya.  

Seementara  PA X mengapresiasi program yang ditawarkan Dewan Perumahan. Dia berharap jika program yang telah dipaparkan ada langkah kongkrit yang lebih membumi terhadap masyarakat dan berharap adanya partisipatif dan dialog dengan masyarakat.

“Kami berharap gagasan-gagasan tersebut tetap berpegang pada culture masyarakat,” Pesan Sri Paduka PA X. 

Dalam pertemuan audiensi ini juga di hadiri oleh perwakilan dari SKPD, SNVT, dan Dinas Pekerjaan Umum. (kt 1)

Redaktur: Rudi F

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.