Para Veteran Pejuang di Tempel Harapkan Bisa Bersinergi dengan IKAL DIY

SLEMAN – Jajaran pengurus dan anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Ranting Kecamatan Tempel, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima kunjungan Ketua Ikatan Keluarga Alumni LEMHANNAS (IKAL) Komisariat DIY, Sugiyanto Harjo Semangun, S.E.,M.Si, Sabtu (08/09/2019).

Para pejuang veteran tersebut menyambut Sugiyanto di aula Balai Desa Lumbung Rejo yang selama ini menjadi pusat kegiatan LVRI Ranting Kecamatan Tempel.

Sekretaris LVRI Ranting Tempel,  Tri Meiwanto mengatakan, pertemuan hari ini sebenarnya agenda rutin rapat bulanan pengurus dan anggota LVRI Ranting Kecamatan Tempel, namun menjadi istimewa dengan adanya kunjungan Ketua IKAL DIY,

“Beliau Bapak Sugiyanto Harjo Semangun putra daerah asli Tempel, juga bagian dari keluarga Veteran. Jadi kami sangat berharap beliau bisa hadir mengunjungi kami. Harapannya kami yang sudah tua ini bisa  bekerjasama dengan kalangan muda di IKAL DIY yang anggotanya dari berbagai disiplin ilmu. Mudah-mudahan, kami ke depannya lebih terbantu menjaga para Veteran,” harapnya.

Pertemuan diikuti sedikitnya 40 orang anggota Veteran, janda Veteran, dan wakil keluarga Veteran. Hadir dalam pertemuan, Komandan Koramil Tempel, Kapt Czi Wajiyana; Sekretaris Markas Cabang (Macab) LVRI Sleman, Suwarno, dan Kepala Kantor Administasi Veteran (Kaminvet), Mayor Cba Bibit Santosa.

Dalam sambutannya, Danramil Tempel, Wajiyana mengungkapkan, selama ini hubungan antara Koramil Tempel dengan LVRI Ranting Tempel layaknya bapak dan anak. Sebagai yang lebih muda, ia berusaha mengerti apa yang menjadi keluhan, serta kebutuhan para Veteran.

Menurutnya, salah satu yang diprogramkan LVRI Tempel yaitu pemasangan bambu runcing di makam Veteran yang hingga saat ini belum bisa terealisasi karena adanya keterbatasan dana,

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bekerjasama dengan warga masyarakat, terutama Ketua IKAL DIY, Bapak Sugiyanto Harjo Semangun, akan merealisasikan pemasangan bambu runcing di makam para Veteran. Kalau menurut laporan, ada sebanyak 14 makam Veteran yang jandanya masih ada, lainnya tinggal ahli waris,” ungkapnya. 

Sementara Sekretaris Markas Cabang (Macab) LVRI Sleman, Suwarno mengatakan, jumlah Veteran atau janda Veteran di Kecamatan Tempel yang terdata ada 70 orang. Untuk keseluruhan di Sleman, kata dia, masih sekira 1000 orang.

“Untuk kesejahteraan Veteran baru mulai diperhatikan pemerintah sejak Januari 2008 dengan adanya Dana Kehormatan (Dahor). Itupun kabar pertama Rp 1 juta per bulan, tapi realisasinya hanya Rp 250 ribu per bulan. Tidak semua anggota kami dari kalangan mampu,” ujarnya.

Selain Dahor, memang masih ada Dana Tunjang Veteran Rp 500 ribu bagi yang sudah mendapat gelar. Sedangkan pensiunan janda Veteran mulai September 2018 ini naik dari Rp 1.200.000,- menjadi Rp 1.813.000,-

“Meski tidak seberapa tapi patut disyukuri, setidaknya bisa buat beli permen cucu. Semoga dengan adanya kepedulian dari IKAL DIY, dengan jaringannya, persoalan Veteran, khususnya di Sleman bisa diaspirasikan dan dibantu,” imbuhnya.

Suwarno juga mengimbau agar para Veteran bersabar utk mendapat gelar Veteran,

“Saya ajukan tahun 1982 baru turun 1987. Sekarang relatif lebih cepat,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Administasi Veteran (Kaminvet), Mayor Cba Bibit Santosa mengapresiasi LVRI Ranting Tempel yang masih bersemangat dan aktif berkegiatan dengan segala keterbatasannya. Hal itu menurutnya sesuatu yang harus terus dijaga dan ditingkatkan,

“Pertemuan semacam ini sangat penting untuk meningkatkan tali silaturahmi antar keluarga besar Veteran. Kami siap hadir jika diundang dalam kegiatan, kecuali ada perintah dari komando atas, baru akan saya wakilkan,” ujarnya.

Bibit meminta para Veteran melapor ke Pengurus Ranting dahulu bagi yang memiliki keperluan seperti mengurus gelar kehormatan Veteran dan hal-hal terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua IKAL DIY, Sugiyanto Harjo Semangun mengungkapkan, sebagai generasi yang lebih muda, sudah seharusnya menghormati, mengerti, dan memahami para Veteran yang sudah banyak berjasa terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). IKAL DIY, kata dia, siap bersinergi dengan LVRI, khususnya di Tempel,

“Bahwa adalah kewajiban bagi IKAL untuk menghormati dan menghargai para pejuang Veteran. Tanpa Bapak-Bapak dan Ibu sekalian, mungkin Indonesia tidak bisa berdiri tegak seperti sekarang. Kami dari IKAL DIY juga berharap bisa bersinergi dengan LVRI dan membantu kegiatan LVRI. Adalah tugas dan tanggung jawab kami menjalin sinergitas dengan berbagai elemen bangsa dari kalangan muda hingga yang senior atau sepuh seperti Bapak-Bapak dan Ibu Veteran,” tuturnya.

Dalam acara tersebut, Ketua IKAL DIY, Sugiyanto Harjo Semangun memberikan tali asih kepada para Veteran, janda Veteran, dan perwakilan keluarga Veteran yang hadir. (rd)

Redaktur: Ja’faruddin. AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.