Status Masih Siaga, Aktivitas Merapi Bukan Karena Pengaruh Semeru

SLEMAN – Erupsi Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur, tidak berpengaruh pada aktivitas vulkanik Gunung Merapi. Meski Beberapa hari terakhir aktivitas Merapi menunjukkan luncuran guguran awan panas dan kubah Merapi yang terus tumbuh, namun statusnya masih pada level siaga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Biwara Yuswantana mengatakan aktivitas Merapi terpantau masih aman, 

“Paska erupsi Semeru tidak berpengaruh ke Merapi,” ujarnya, Senin (14/12/2021)

Namun demikian, BPBD DIY terus berkoordinasi dengan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) untuk mempersiapkan antisipasi jika sewaktu-waktu Merapi kembali erupsi.

Pantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Pada Senin (13/12/2021), Merapi mengeluarkan guguran lava pijar 11 kali ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter. Sementara itu kondisi kubah lava di tengah kawah puncak Merapi terus tumbuh dengan volume yang diperkirakan mencapai 3.007.000 meter kubik.

Namun demikian Merapi terpantau aman, karena radius luncuran guguran awan panas masih di bawah 5.000 meter terjauh 3.000 meter. (kt1)

Redaktur: Faisal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.