GKR Hemas: Pelaku Klitih Perlu Diberi Pendidikan Khusus

YOGYAKARTA – Aksi penganiayaan yang dilakukan sekelompok remaja di jalanan atau dikenal klithih kembali marak terjadi. Terakhir, seorang remaja berusia 16 tahun warga Caturtunggal, Depok Sleman menjadi korban geng klithih di Jalan Kaliurang, Km 9, Sinduharjo, Ngaglik, pada senin (27/12/2021) dini hari kemarin. 

Kasus klithih mendapat perhatian khusus dari Anggota DPD RI Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas. Istri dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X ini meminta adanya koordinasi secara intens antarstakeholder dalam menangani klithih. Penanganan Klithih, kata dia, bukan hanya menjadi tanggungjawab Pemda DIY namun juga institusi lain seperti kepolisian hingga KPAI.

Ia juga berharap para pelaku klithih diberikan tempat untuk mendapatkan pendidikan khusus untuk mengembalikan anak ke jalan yang benar dengan melibatkan orang tua,

“Saya berharap mereka supaya bisa diberikan tempat untuk pendidikan yang lebih,” katanya seusai menghadiri rapat koordinasi Pemda DIY terkait penanganan klithih di Kompleks Kepatihan, Selasa (28/12/2021).

Permaisuri Raja Kraton Ngayugyokarto Hadiningrat ini menandaskan, selain intervensi hukum pendidikan khusus menjadi penting bagi para pelaku klithih agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi perbuatannya.

Sementara itu, Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji  mengungkapkan, Selama ini penanganan klithih masih berdiri sendiri-sendiri antarinstansi. Menurutnya, melalui kendali Asisten Sekda Bidang Kesejahteraan Rakyat, akan dilakukan penanganan secara terpadu dengan mengkoordinasi berbagai lembaga.

Ia menjelaskan, penanganan klithih ini bisa dilakukan dari assessment terhadap anak yang bersangkutan, lalu membekali mental mereka dengan hal materi positif, memberikan pemberdayaan dan mengembalikan anak ke keluarga dan masyarakat. Saat mereka mengikuti program tersebut, anak masih bersekolah,

“Tidak ada lembaga khusus yang menangani, tetapi akan ada tempat khusus untuk penanganan secara

Terpadu. Tempatnya bisa jadi di satu rumah penanganan,” imbuhnya. (kt1)

Redaktur: Faisal

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.