Warga Terdampak Tol Yogyakarta -YIA Kemungkinan Akan Bertambah

tol yogyakarta-yia

YOGYAKARTA – Warga terdampak pembangunan jalan tol Yogyakarta – Yogyakarta International Airport (YIA), diperkirakan akan bertambah.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Lahan Tol Yogyakarta-Solo, Dian Ardiansyah mengatakan total terdapat 6100 bidang lahan di tiga kabupaten yakni Sleman, Bantul dan Kulon Progo.

Menurutnya, jumlah warga terdampak pembangunan proyek Tol Yogyakarta-Solo seksi tiga ini akan bertambah setelah konsultasi publik dilaksanakan.

“Kemungkihan masih akan bertambah setelah konsultasi publik,” ungkapnya, Minggu (05/02/2023).

Dian menjelaskan, warga terdampak yang sudah masuk ke pendataan awal, baru di wilayah Kabupaten Sleman dan Bantul, sedangkan untuk warga terdampak di Wilayah Kulonprogo belum.

Meski demikian, kata Dian, untuk tahapan konsultasi publik akan segera dimulai. Meski sudah direncanakan pekan depan, namun untuk jadwal konsultasi publik nya masih belum ditentukan secara pasti.

“(jadwalnya) belum ditentukan. Nanti akan kami sampaikan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Krido Suprayitno, mengatakan, konsultasi publik ini untuk mengetahui situasi dan perkembangan masyarakat terdampak tol.

Terkait jadwal pelaksanaan konsultasi publik, menurutnya masih dalam pembahasan dengan pihak-pihak terkait. Namun demikian ia berharap pekan depan penjadwalan konsultasi publik bagi warga terdampak tol dapat diselesaikan.

“Mulainya kapan dan sampai kapan nanti menyesuaikan,” tuturnya.

Sementara itu, Manajer Lahan PT Jogja Solo Marga Makmur, Aldian Wiga, mengatakan tidak ada metode khusus dalam konstruksi tol Yogyakarta-YIA. Untuk konstruksi tol, kata dia, sekitar 3 hingga 5 Kilometer yang melintas Ring Road Barat didesain eleveted (Jalan layang).

“Lainnya timbunan tanah,” ucapnya. (pr/kt1)

Redaktur: Faisal

 

 

60 / 100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com