Selasa, 26/11/2013 14:12 WIB | Dibaca: 1149 kali

Terkait Pendaftaran CPNS, ORI Terima Banyak Pengaduan


ilustrasi

YOGYAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan DIY-Jateng selatan menerima sedikitnya 20 aduan terkait seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013. Hasil ini didapat setelah berkoordinasi dengan Pos Bersama Pengawasan dan Pemantauan Rekruitmen CPNS.
Koordinator pengaduan CPNS ORI, Nur Kholis memaparkan, jenis aduan yang disampaikan sangat beragam. Mulai dari penipuan berkedok CPNS, penipuan yang mengatas namakan rektor UGM, persyaratan yang memberatkan, keberatan hasil tes administrasi, persyaratan formasi CPNS K-2 dan masih banyak lagi.
"Semua aduan kita data dan kita klarifikasi. Kita koordinasi dan investigasi ke instansi terkait. Beberapa aduan seperti penipuan berkedok CPNS dan mengatasnamakan rektor bahkan sudah ditangani kepolisian," kata Kholis, Selasa (26/11/2013).
Kholis juga menjelaskan, untuk keluhan administratif langsung ditindaklanjuti dengan meminta klarifikasi kepada instansi terkait. Untuk di DIY, ORI dan pos bersama memantau rekruitmen CPNS Kementerian Kesehatan, CPNS UGM, UNY, Kementerian Keuagan, Kejaksaan, dan lainnya.

"Ombudsman sendiri dalam rekruitmen CPNS DIY, juga termasuk tim bersama BPKP, BKD DIY, Inspektorat DIY, BKN , kepolisian yang secara intensif mengawasi prosesnya," terangnya.
Dia menambahkan, dari aduan yang masuk beberapa di antaranya sudah dinyatakan selesai.
"Jadi pihak terlapor sudah memberikan klarifikasinya secara memadai dan tidak ada mal administrasi. Sehingga persoalan dianggap selesai dan tidak ada rekomendasi," sambungnya.
Sementara, Ketua ORI DIY, Budhi Masthuri menambahkan pihaknya akan terus menampung seluruh aduan masyarakat. Aduan itu kemudian dipilah berdasarkan porsinya masing-masing. ORI akan melakukan pendekatan berdasarkan tupoksi yang dimiliki.
"Kalau lebih banyak kepda kepolisian kami arahkan ke sana. Tapi kalau misalnya berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat tentu akan kami tindaklanjuti," pungkasnya. (ynr)
Redaktur: Azwar Anas

 

 


 





Baca Juga