KPK: Meskipun Indeks Anti Korupsi di Jogja Baik, Bukan Berarti Bebas Korupsi


ilustrasi

YOGYAKARTA - Angka indeks anti korupsi Kota Yogyakarta dinyatakan baik. Angka indeks tersebut diberikan karena minimnya kasus korupsi yang terjadi di Kota Yogyakarta baik dari lembaga pemerintah maupun dari anggota legislatif.
Bagian Pembinaan Jaringan Kerja KPK, Insan Fami mengatakan meskipun indeks anti korupsi terbilang baik bukan berarti Kota Yogyakarta bebas dari kasus korupsi. Fahmi menekankan justeru status ini harus dipertahankan dengan membangun integritas yang baik antara KPK dan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Insan menambahkan, tingginya indeks inisiatif anti korupsi di Kota Yogyakarta juga dibarengi dengan tingkat partipasi warga Yogyakarta yang baik dalam mendorong pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi.
"Selama ini di kota lain inisiatif rendah, sederhananya dari kegiatan atau program pencegahan korupsi masih sedikit. Sementara Jogja sangat banyak program pemerintah yang mencegah korupsi," ungkap Insan.
Sementara itu, Wakil Walikota Yogakarta, Imam Priyono mengatakan, hampir setiap hari media mengangkat kasus korupsi. Menurutnya banyaknya kasus tersebut membuat prihatin. "Karena itu keprihatinan ini harus kita jawab dengan komitmen anti korupsi, itulah gunanya kita membuat lokakarya ini," kata Imam Priyono.
Imam menambahkan, meskipun Kota Yogyakarta memiliki angka indeks anti korupsi yang baik, Imam menyampaikan tetap diperlukan penguatan dan peningkatan integritas baik pemerintah dan juga para pegawai pemerintah.
"Kita ini nomor empat diingkat nasional untuk insiatif membersihkan diri dari korupsi, ini harus kita jaga dan kita tingkatkan," ujar Imam. (ynr)
Redaktur: Azwar Anas

 

 


 





Baca Juga