Jumat, 14/02/2014 17:29 WIB | Dibaca: 846 kali

Abu Gunung Kelud Lumpuhkan Perekonomian UKM di Gunungkdiul


Warung kelontong di daerah Playen memilih tutup. Foto/aditya

GUNUNGKIDUL - Abu vulkanik Gunung Kelud melumpuhkan perekonomian pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Gunungkidul, Jum'at (14/2).

Slamet (44) penjual siomay keliling terpaksa harus merugi akibat hujan abu vulkanik. Sebab pada sore harinya ia telah mempersiapkan seluruh olahan siomay.

"Tapi ini malah hujan abu, jadi saya tidak jualan," katanya ketika dihubungi wartawan, tadi siang.

Slamet mengatakan, jika nekad menjajakan siomay, ia khawatir siomay miliknya tidak higienis. Sehingga ia memilih rugi daripada ada pelanggannya yang sakit karena mengonsumsi siomay yang tidak higienis.

"Bisa nekad berjualan tapi tidak baik. Semoga saja ada rejeki lain dikeesokan hari," ungkapnya.

Pelaku UKM lain, Marni (48) mengaku memilih untuk tidak berjualan karena abu vulkanik masih tebal. Apalagi di pinggir jalan abu vulkanik berterbangan terbawa kendaraan yang melintas.

"Ya rugi tidak apa-apa mas. Buat jaga kesehatan juga," ujar penjual jus ini nampak pasrah. (dit)

Redaktur: Azwar Anas


 





Baca Juga