Sabtu, 15/03/2014 12:29 WIB | Dibaca: 1163 kali

Petani di Indonesia Layak Diangkat Menjadi PNS


Haryono Isman (kiri) menjelaskan konsep PNT. Foto/Azwar Anas

SLEMAN - Berdasarkan data BPS, dalam setiap tahun jumlah petani di Indonesia mengalami penurunan. Tercatat, sejak 2013 jumlah petani di Indonesia menurun sebanyak 15%.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Pembangunan VI (1993-1998), Haryono Isman menilai, menurunnya jumlah petani harusnya menjadi PR besar untuk pemerintah. Pasalnya dengan menurunnya petani akan mengancam ketahanan pangan di Indoensia.

"Sekarang ini, Indonesia sudah menuai dampaknya. Di beberapa sektor bahan makanan, Indonesia harus mengimpor dari luar negeri," ujarnya, Sabtu (15/03/2014).

Atas dasar itu, Haryono merumuskan sebuah konsep untuk kembali memajukan kesejahteraan Indonesia khusunya dalam bidang pertanian. Konsep yang ditawarkan Haryono bernama Pegawai Negeri Tani (PNT).

"Hal ini dimaksudkan untuk mengangkat derajat petani di Indoensia," ujarnya dalam seminar di UGM.

Haryono menilai, menurunnya minat menjadi petani lantaran petani dianggap profesi yang kurang menjanjikan. Padahal jika dikelola dengan baik, Indonesia yang kaya akan sumber daya alam, diprediksi akan menjadi pusat pertanian di dunia.

"Indonesia pernah menjadi negara yang sektor pertaniannya menjadi acuan negara-negara di dunia," pungkasnya. (war)

Redaktur: Rudi F


 





Baca Juga