Kamis, 01/05/2014 11:11 WIB | Dibaca: 1005 kali

May Day 2014, Dari Aksi Buruh Turun ke Jalan Hingga Aksi Sosial


Para buruh sedang berjoget seusai aksi. Foto/mustakim

YOGYAKARTA - Ribuan massa buruh mengikuti aksi May Day 2014 di depan Gedung DPRD DIY, Kamis (1/5/14). Berbagai tuntutan yang disampaikan para buruh diantaranya, kenaikan upah minimum 30 persen, jaminan sosial pagi buruh, menolak outsourcshing, bangun bangunan perumahan murah layak khusus buruh, dan bangun moda transportasi khusus buruh.

Ketua Panitia May Day 2014, Denta Julian menegaskan, bagi para buruh libur 1 Mei menjadi hari libur nasional bukan hadiah dari pemerintah. "Ini kemenangan kecil bagi buruh yang memperjuangkan sejak 1965," kata Denta kepada Jogjakartanews.com disela aksi May Day dengan tema 'Buruh Jogja Istimewa, Rakyat Indonesia Sejahtera', Kamis (1/5/14).

Denta menjelaskan waktu kerja buruh yang sebelumnya 18 jam menjadi 8 jam menjadi momentum bagi para buruh untuk terus memperjuangkan haknya. "Bukan hadiah dari pemerintah, tapi hasil kerja keras buruh," tegasnya.

Dalam aksi tersebut merupakan aksi dari massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Selain aksi turun jalan menyampaikan tuntutannya, para buruh juga mengadakan aksi sosial berupa donor darah. Selain itu juga mengadakan hiburan musik khusus bagi para buruh yang mengikuti aksi. (kim)

Redaktur: Azwar Anas

 


 





Baca Juga