Selasa, 20/05/2014 16:15 WIB | Dibaca: 1798 kali

Siswa Jogja: Pak M Nuh, UN Saya Jujur !


Speanduk untuk Menteri Pendidikan, M Nuh. Foto/mustakim

YOGYAKARTA - Cara siswa Sekolah Menengah Atas di DIY untuk mengkritisi isu tak sedap terkait jual beli kunci jawaban terbilang unik. Usai pengumuman kelulusan UN 2014, sekira 600 siswa dari SMA N 1, SMA N 2, dan SMA N 3 menggelar aksi sosial di TItik Nol Kilometer Malioboro, Selasa, (20/5/2014).

Keunikan tersebut, mereka dengan lantang membuat sepanduk dengan tagline yang cukup menggelitik. Spanduk-spanduk itu di antaranya bertuliskan, 'Saya Lulus UN dengan Jujur, Pak M. Nuh' dan 'Pak M. Nuh, Saya Lulus UN Tanpa Fulus, Lho'.

Koordniator Aksi Sosial yang juga siswa SMA N 1, Zuhrifan Alif mengatakan, Ujian Nasional yang dilakoni siswa di DIY berlangsung jujur tidak seperti yang diisukan. Awalnya, siswa memang merasa risau dengan beredarnya isu jual beli kunci jawaban ketika UN.

"Kami yakin siswa di DIY jujur. Tidak ada yang melakukan kecurangan apalagi sampai jual beli kunci jawaban," ujarnya kepada Jogjakartanews.com.

Selain itu, dalam aksi sosial ini berlangsung acara bagi-bagi nasi bungkus kepada masyarakat yang berada di Titik Nol Kilometer khsusunya para pedagang kecil dan pengamen. Zuhrifan mengatakan, uang syukuran itu berasala dari iuran dari masing-masing siswa serta hasil penjualan barang bekas yang sengaja dikumpulkan.

"Kami kira ini lebih baik dari pada coret-coret baju dan konvoi sampai bikin macet jalanan," ujarnya. (kim)

Redaktur : Azwar Anas

 

 


 



Terpopuler


Baca Juga