Senin, 16/06/2014 19:42 WIB | Dibaca: 965 kali

AJI Yogyakarta: Obor Rakyat Rusak Kaidah Jurnalistik


doc.istimewa

YOGYAKARTA - Munculnya Tabloid Obor Rakyat juga mendapat kecaman dari sejumlah politisi serta jurnalis di Yogyakarta. Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Yogyakarta bahkan menilai, Tabloid Obor Rakyat telah menodai kaidah jurnalistik.

Koordinator AJI untuk wilayah Indonesia Tengah, Bambang MBK menilai, Obor Rakyat telah meninggalkan unsur penting dalam jurnalistik yakni verifikasi. "Selain itu Obor Rakyat juga tak cover both side," ujarnya, Senin (16/6/2014).

Sementara itu Politisi PDI-P yang juga merupakan Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Chang Werdiyanto mengecam aksi peneribitan Obor Rakyat yang digawangi oleh Setyardi Budiono. Menurut Chang, Setyardi dan yang terlibat dalam penerbitan Obor Rakyat perlu diadili.

"Itu murni pelanggaran. Aparat yang bertanggun jawab harus menyelesaikan kasus itu sampai tuntas," tegasnya.

Chang menilai, tabloid Obor Rakyat sangat menyudutkan salah satu pasangan Capres dalam Pilpres 2014. "Obor Rakyat hanya menodai demokrasi di Indonesia. Kebebasan pers yang disalahgunakan," pungkasnya. (bhr)

Redaktur: Azwar Anas


 





Baca Juga