Jumat, 20/06/2014 16:19 WIB | Dibaca: 1180 kali

Polisi Diminta Adili Pelaku Kekerasan oleh Peserta Kampanye PDI-P


Ilustrasi. Foto/istimewa

YOGYAKARTA - Elemen masyakat sipil yang tergabung dalam Masyarakat Anti Kekerasan Yogyakarta (Makaryo) menuntut pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus kekerasan yang dialami oleh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) Yogyakarta, pada Selasa (17/6/2014) lalu.

"Makaryo mengutuk pelaku kekerasan dan menuntut pihak kepolisian agar dengan sigap dan segera menangkap pelaku serta mengadilinya," tegas Beny Susanto, Koordinator Makaryo kepada jogjakartanews.com, Jumat (20/6/2014) melalui pesan singkatnya.

Lebih lanjut, Beny yang juga sebagai Ketua Forum LSM DIY ini meminta kepada KOMNASHAM agar turut menyelidiki kasus kekerasan yang menimpa mahasiswa Fakultas Hukum UII Yogyakarta tersebut.

Salah satu kuasa hukum dari LKBH UII Yogyakarta, Agung Wijaya yang turut mendampingi korban mengatakan, kedua korban sudah keluar dari rumah sakit setelah menjalani perawatan dan visum pada Selasa malam.

Masih menurut Agung, kedua korban yakni masing-masing Sultan Akbar mahasiswa Fakultas Hukum UII angkatan 2010, sementara Ahmad Nurdin merupakan karyawan Fakultas Hukum UII Yogyakarta. Keduanya dipukuli oleh massa simpatisan PDIP dijalan depan kompleks kampus FH UII Yogyakarta, jalan Taman Siswa pada pukul 11.30 WIB, Selasa siang.
Massa kampanye pendukung calon presiden Jokowi - JK melakukan aksi kampanye di Stadion Mandala Krida Yogyakarta dan beberapa dari massa kampanye menggunakan kendaraan bermotor dengan knalpot blombongan yang sudah tentu sangat memekakan telinga. (bhr)

Redaktur: Azwar Anas

 


 





Baca Juga