Sabtu, 28/06/2014 13:55 WIB | Dibaca: 859 kali

Forpi Sediakan Posko Pengaduan Penerimaan Siswa Baru


Inustrasi

YOGYAKARTA - Memasuki masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Forum Pemantau Independen (Forpi) Pakta Integritas Yogyakarta membuka posko pengaduan. Hal itu dimaksudkan untuk mengawal serta melakukan fungsi pengawasana terhadap proses PPDB tahun ajaran 2014/2015 di beberapa sekolah.

Anggota Forpi Yogyakarta, FX Harry Cahya mengatakan, posko tersebut dibuka sejak Kamis (26/6/2014) di beberapa sekolah di Yogykarta hingga Juli mendatang. Forpi akan melayani pengaduan masyarakat yang mengalami kecurangan atau ketidakberesan dalam proses PPDB selama jam kerja.

"Silahkan bagi publik yang menemukan atau mengalami adanya kecurangan atau ketidakberesan dalam proses PPDB dapat mengadukan hal tersebut ke sekretariat Forpi Kota Yogyakarta, selama hari dan jam kerja," katanya, Sabtu (28/6/2014).

Harry pun menuturkan, posko dan pemantauan PPDB yang dilakukan Forpi Kota Yogyakarta diadakan untuk memastikan agar pelaksanaan PPDB dapat berjalan dengan baik dan benar. "Kita mendorong kepada pihak penyelenggara dalam hal ini sekolah dan dinas pendidikan dalam melaksanakan proses PPDB tetap menjalankan sesuai dengan aturan yang ada selain selalu mengedepankan transparansi dan akuntabilitas serta memberikan pelayanan optimal kepada siswa maupun orangtua/wali murid," sambungnya.

Selain itu menurutnya, Forpi Kota Yogyakarta juga akan memantau ada atau tidaknya pungutan-pungutan yang tidak sesuai aturan yang ada. "Kami mendorong agar pihak sekolah menyerahkan sepenuhnya kepada orangtua/wali murid soal pengadaan seragam sekolah. Jadi, pihak sekolah termasuk komite sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam," tandasnya.

Sementara ini Forpi sudah melakukanpemantauan di SMP N 15 dan SMA N 8 Kota Yogyakarta dan di SMP N 15. Dalam pantauan itu, menemukan ada orangtua dari siswa yang kebingungan untuk mencari alamat sekolah yang akan dituju karena di SMP N 15 tidak disediakan alamat sekolah-sekolah lainnya.

"Nah seharusnya, hal ini dapat difasilitasi oleh pihak sekolah maupun dinas pendidikan kota Yogyakarta dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat," pungkasnya. (bhr)

Redaktur: Rudi F

 


 



Terpopuler


Baca Juga