Quick Count Meresahkan, Sultan Minta Masyarakat DIY Tetap Tenang

YOGYAKARTA– Klaim kemenangan masing-masing pasanan Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres-Cawapres) membuat masyarakat resah. Pasalnya klaim tersebut memicu hubungan yang tidak harmonis antara massa pendukung kedua Capres-Cawapres di kalangan bawah.

“Kami sebagai masyarakat biasa tentu dibuat bingung dan resah. Sebenarnya mana yang benar karena keduanya (Kedua pasangan, red) saling klaim kemenangan. Sebaiknya pemerintah mengambil sikap agar masalah ini tidak menimbulkan konflik di bawah,” ujar Wahyu (35) warga Kalasan, Sleman yang bekerja di bengkel kawasan selokan mataram, Senin (14/07/2014) petang.

Memahami keresahan masyarakat bawah, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta kepada masing-masing tim pemenangan kedua pasangan agar saling menahan diri dan selalu menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat di DIY.

“Keamanan dan ketertiban di Yogyakarta ini harus kita jaga bersama-sama,” tutur Sultan kepada wartawan, usai pertemuan kedua tim sukses pasangan capres dan cawapres, Ketua KPU DIY dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY, Minggu (13/04/2014) kemarin.

Sultan juga menghimbau agar masyarakat tetap penang dan bersabar menunggu proses perhitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli 2014 nanti.

“Kita harus menjaga keamanan dan ketertiban itu sampai hari pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Oktober 2014 mendatang,” tuturnya.

Dalam pertemuan tersebut disepakati oleh kedua tim sukses untuk memusatkan posko di Kepatihan DIY. Hal itu bertujuan agar kedua tim sukses dapat saling bertemu dan melakukan koordinasi dengan unsur-unsur pimpinan daerah secara cepat guna menjaga situasi dan kondisi DIY agar tetap aman dan tertib. (yud)

Redaktur: Rudi F

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by rasalogi.com