Kamis, 21/08/2014 17:01 WIB | Dibaca: 942 kali

Anarkis, Polisi Bubarkan Aksi Massa Prabowo-Hatta


Foto: istimewa

JAKARTA - Massa aksi demonstrasi pendukung Prabowo-Hatta di silang Monas atau patung kuda saat pembacaan putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (21/08/2014) sempat ricuh.

Polisi membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata dan water cannon, setelah para demonstran memaksakan diri untuk masuk dan menerobos barikade polisi.

Polisi sempat mengimbau massa untuk tetap bersikap damai, tanpa harus memaksakan diri menerobos, namun tak dihiraukan massa.

Bahkan, massa menabrakkan 3 mobil unimog ke kawat berduri. Beberapa orang bahkan melakukan pengrusakan pot tanaman penghijauan jalan.

"Kami akan membubarkan aksi, karena massa bertindak anarkis," tandas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Rikwanto, kemapada wartawan di Jakarta.

Selain membubarkan massa yang mulai anarkis, polisi juga mengamankan sedikitnya empat orang yang diduga sebagai provokator.

Hal itu juga diakui oleh Rikwanto. Terkait siapa keemapat orang yang diamankan, polisi masih melakukan pemeriksaan.

"Masih kami memeriksa yang bersangkutan," pungkasnya. (ded)

Redaktur: Rudi F

 

 

Berita Terkait

 





Baca Juga