Aktifis LSM Sempat Terjebak LIft di Kajati DIY, Ada yang Celetuk Sabotase


Para Aktivis LSM Saat Bertemu dengan JPU di Gedung Kejati DIY. Foto: doc/Baharuddin

YOGYAKARTA - Sejumlah aktivis LSM antikorupsi Yogyakarta yang tergabung dalam Gerakan Anti Korupsi Yogyakarta (GAKY) Senin (18/05/15) mendatangi gedung Kejaksaan Tinggi DIY, jalan Sukonandi, Yogyakarta. Para pegiat antikorupsi Yogyakarta yang selama ini konsisten mengawal kasus dugaan korupsi dana hibah Persiba Bantul ini bermaksud melakukan audensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi DIY, I Gede Sudiatmaja.

Setelah kurang lebih menunggu 1 jam, akhirnya para aktivis LSM tersebut masuk ke bagian registrasi tamu untuk mengisi buku tamu. Para aktivis LSM ini disambut oleh salah satu pegawai di Kejati DIY, Mashudi. Dijelaskan bahwa Kajati DIY, I Gede Sudiatmaja bersama seluruh jajaran Kejati DIY saat ini sedang tidak berada ditempat karena menerima tamu dari Kejaksaan Agung di Hotel Shantika. Namun, meski Kajati DIY tidak berada ditempat para rombongan aktivis yang dipimpin oleh Tri Wahyu KH, Direktur Indonesian Court Monitoring tetap akan bertemu dengan pegawai Kejati DIY untuk menyerahkan surat yang berisi pernyataan sikap.

Setelah cukup lama menunggu, akhirnya para aktivis LSM ini kemudian diantar oleh salah satu pegawai Kejati DIY menuju ke sebuah lift yang ada di gedung Kejati DIY. Setelah masuk dalam lift tapi tiba-tiba lift tidak berfungsi alias mati.

"Wah gimana nih liftnya mati, jangan-jangan ada sabotase liftnya dimatikan karena didalamnya ada rombongan aktivis LSM," cetus Rino Caroko, aktivis LSM dari Masyarakat Transparansi Bantul yang juga ikut dalam rombongan di dalam lift tersebut.

Setelah cukup lama menunggu didalam lift yang tidak berfungsi, akhirnya pintu lift terbuka dan rombongan yang tadinya didalam lift lebih memilih untuk naik tangga menuju lantai 2 di gedung Kejati DIY itu untuk ketemu dengan salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ismaya Hera Wardanie dalam perkara dugaan korupsi dana hibah Persiba Bantul dengan terdakwa Maryani dan Dahono. (bhr)

Redaktur: Aristianto Z.


 





Baca Juga