Hasil Survei IDM Jelang Pilkada Sleman, Yuni- Danang Ungguli Duo Sri dari Berbagai Aspek


ilustrasi. Doc/jogjakartanews.com

SLEMAN - Berdasarkan Hasil Survei Jajak Pendapat Jelang Pemilihan Umum Kepal Daerah (Pilkada) Kabupaten Sleman DIY yang dilakukan Indonesia Development Monitoring (IDM), Pasangan Calon  Bupati dan Wakil Bupati (Cabub-Cawabub) Nomor 1 Yuni Satia Rahayu dan Danang Wicaksana Sulistya mengungguli Pasangan Nonor 2 Sri Purnomo – Sri Muslimatun (Duo Sri), dari berbagai aspek.

“Dari hasil Jajak Pendapat tingkat  popularitas  Pasangan pasangan Yuni-Danang sebesar 44,7 persen, sedangkan pasangan Duo Sri sebesar  40,7 persen. Sementara yang tidak mengenal kedua pasangan tersebut 14,6 persen. Tingkat popularitas pasangan Yuni- Danang  unggul 4 persen karena faktor calon Wakil Bupati yang berpasangan dengan Yuni, yaitu Danang,  menurut masyrakat pemilih muda dinilai bersih,” ungkap Direktur Eksekutive IDM, Sutisna, dalam keterangan pers yang diterima jogjakartanews.com, Kamis  (26/11/ 2015).

Dijelaskan Sutisna, survei dengan tema " Suara Rakyat Sleman ( Kota Pelajar ) Memilih Pemimpin Tanpa Kecurangan "  tersebut dilaksanskan mulai Tanggal  12 hingga 21 November 2015.  Penentuan Responden mengunakan metode  multi stage random sampling   dengan jumlah sample 1242 orang dari total populasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) 775.443 pemilih yang tersebar di 17 Kecamatan dikabupaten Sleman. Komposisi jenis kelamin Responden lelaki sebanyak 48.6 persen dan perempuan 51,4 persen .Tingkat umur Responden 17 - 25 tahun sebanyak 34.6 persen ,26- 50  tahun sebanyak 48,6 persen Dan Responden 51 tahun keatas sebanyak 16.8 persen

“Survey ini mengunakan margin of error sebesar -/+ 2,78 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen,” jelasnya.

Dari temuan survei, kata Sutisna,  dari  faktor Akseptabilitas calon Kepala daerah pasangan Yuni- Danang dinilai masyarakat Sleman lebih bisa diterima. Hal itu tergambar dari jawaban Responden sebesar 51,4  persen sedangkan pasangan  Duo Sri hanya memiliki tingkat Akseptabilitas sebesar 42,7 persen dari 1241 masyrakat Sleman dan yang tidak menjawab 5,9 persen.

“Pasangan Yuni - Danang dinilai masyarakat Sleman lebih memiliki kapabilitas untuk memimpin Sleman. Hal ini dibuktikan dengan tingkat penilaian oleh masyarakat sebesar 52.8 persen  sedangkan pasangan Duo Sri hanya sebesar 41.8 persen dan sisanya 5,4 persen tidak menjawab,” imbuhnya.

Lebih lanjut Sutisna menjelaskan, jika ditanyakan pasangan mana yang akan dipilih jika Pilkada Sleman dilakukan pada hari ini (Saat mengisi angket survei, red), hasilnya Pasangan Yuni- Danang memiliki tingkat keterpilihan 49,7 persen, sedangkan pasangan Duo Sri 44,5 persen dan yang belum memberikan pilihan sebanyak 5,8 persen.

“Dari tingkat keterpilihan masing masing pasangan masih mempunyai kans (kesempatan, red) untuk memenangkan Pilkada langsung di Sleman 9 Desember mendatang,karena swing voter (Massa mengambang, red) sebesar 5,8 persen masih bisa diperebutkan . Namun pasangan Yuni - Danang lebih punya kans besar memenangkan Pilkada karena jika mengacu hasil survey hanya butuh 1 persen saja dari suara swing voter,” ujarnya.

Sementara dari temuan survei didapati bahwa masyrakat Sleman memilih pasangan calon kepala daerahnya berdasarkan pada tingkat kemampuan pasangan sebesar 21,6 persen , Bersih dari tindak pidana korupsi 31,6 persen ,visi dan misi 18,5 persen ,latar belakang Partai yang sama dengan pasangan calon 20,5 persen.

“Dan memilih jika ada pasangan yang memberi uang atau Sembako sebesar 7,8 persen. Hal menunjukan tingkat kesadaran masyarakat Sleman dalam berdemokrasi sudah sangat baik dan money politik hanya mampu mempengaruhi 7,8 persen masyrakat Sleman,” pungkasnya. (kt3)

Redaktur: Rizal


 





Baca Juga