Jumat, 20/05/2016 13:40 WIB | Dibaca: 605 kali

Kasrem 072/Pmk : Nilai Peringatan Hardiknas Menguatkan Nasionalisme


Upacara harkitnas di Korem 072/Pmk. Foto: doc. Penrem 072/Pmk

YOGYAKARTA – Rasa nasionalisme bangsa Indonesia saat ini perlu ditingkatkan guna menghadapi berbagai tantangan global. Dengan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), jiwa nasionalisme seluruh elemen bangsa diharapkan kembali bangkit sehingga semakin menguatkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  

Hal tersebut disampiakan Kasrem 072/Pamungkas (072/Pmk) Kolonel Inf Ida Bagus Surya, yang  bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara Memperingati Harkitnas ke-108, di Ajenrem 072/Pmk Yogyakarta, Jumat (20/05/2016).

“Sudah menjadi kewajiban seluruh komponen bangsa Indonesia untuk secara konsisten menjaga, melindungi, dan memelihara tegaknya NKRI dari gangguan apapun, baik dari dalam maupun dari luar dengan cara menerapkan prinsip dan nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Kasrem membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara.

Dalam amanatnya, Kemenkominfo menyebutkan, Harkitnas merupakan hari berdirinya Boedi Oetomo sebagai sebuah organisasi modern pada tahun 1908, yang berjuang agar Indonesia terlepas dari penjajahan Belanda. Boedi Oetomo dibinadi tikoh-tokoh muda waktu itu yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi dan memiliki semangat nasionalisme.

Perjuangan Boedi Oetomo yang dipimpin oleh Dokter Wahidin Soedirohoesodo dan Dokter Soetomo kemudian dilanjutkan oleh kaum muda pada tahun 1928, yang kemudian melahirkan Soempah Pemoeda.

“Dengan tampilnya sumber daya manusia yang unggul itu, maka semangat kebangkitan nasional dimulai. Setelah melalui perjuangan yang tidak mengenal lelah akhirnya Bangsa Indonesia dapat memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agsutus 1945,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan Koemenkominfo dalam sambutan tertulisnya, sejak diproklamirkan kemerdekaan, Bangsa Indonesia telah berjanji dan berketetapan hati bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati yang tidak dapat ditawar-tawar lagi dalam kondisi dan keadaan apapun.

“NKRI adalah Negara demokrasi berlandaskan ideologi Pancasila yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan adat istiadat yang hidup di tengah masyarakat,” kata Kasrem membacakan amanat tertulis Kemenkominfo.

Kasrem berharap, peringatan Harkitnas dapat memperbarui semangat Trisakti yaitu berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Jika hal itu dilaksanakan secara konsisten, kata Kasrem, maka jalan kemandirian akan membawa bangsa Indonesia menuju kejayaan.

“Indonesia akan mengalami kebangkitan selanjutnya yaitu menjadi bangsa yang lebih jaya dan kompetitif dalam kancah internasional,” tambah Kasrem. 

Upacara diikuti oleh seluruh Prajurit TNI dan Pegawai Negeri Sipil Korem 072/Pamungkas, dan Dinas Jawatan Korem 072/Pamungkas. (pr*/pen 072).?

Redaktur: Rudi F


 





Baca Juga