Selasa, 28/11/2017 17:06 WIB | Dibaca: 62 kali

Jumlah SDM Guru Terbatas Masih Jadi Problem Pendidikan DIY


Pemberian penghargaan kepada Guru honorer dalam Puncak acara Peringatan Hari Guru Nasional XXIV di Kulonprogo. Foto: ist

KULONPROGO - Pendidikan merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan dari suatu negara. Oleh karenanya pendidikan dijadikan salah satu pilar prioritas pembangunan di DIY yang telah ditetapkan dalam RPJPD.

Hal itu disampaikan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamenku Buwono X  dalam sambutan tertulisnya pada puncak acara Peringatan Hari Guru Nasional XXIV dan HUT PGRI ke-72 DIY, di Aula Adikarta Gedung Kaca Kabupaten Kulon Progo , Selasa (28/11/2017)

“Mutu pendidikan tidak lepas dari peran guru, baik negeri maupun swasta, di luar faktor kurikulum, peserta didik dan peran serta aktif masyarakat” tutur Sri Sultan dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda DIY, Drs Sulistyo SH CN.

Sri Sultan juga mengingatkan, saat ini jumlah guru relatif masih terbatas, sehingga dibutuhkan kesadaran bersama, termasuk pemerintah daerah, untuk turut mendorong para guru agar lebih inovatif dalam bekerja,

“Dengan masih terbatasnya jumlah SDM guru yang dimiliki, seyogyanya mendorong para guru untuk mempunyai kreativitas, inovasi dan mempunyai jiwa selalu ingin maju, disamping perlunya peranan pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas para guru,” kata Sri Sultan.

Dalam sambutan tertulisnya, Sri Sultan  juga mengucapkan selamat atas peringatan Hari Guru dan Hari PGRI yang sama-sama diperingati pada tanggal 25 November.

“Terimakasih pada semua guru yang telah bekerja keras meningkatkan mutu pendidikan,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Dikpora DIY sekaligus Ketua PGRI DIY,  Drs R Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan, saat ini masih banyak persoalan yang dihadapi guru, selain jumlah SDM, juga fasilitas yang masih terbatas,

“Dengan masih banyaknya problem guru yang harus dibenahi maka untuk mengatasinya diperlukan kebersamaan antara pemerintah dan organisasi profesi guru,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Bupati Kulon Progo. Saat memaparkan  mengenai kondisi pendidikan di Kulonprogo, Hasto mengatakan masih banyak permasalahan yang ada, salah satunya berkaitan dengan akreditasi sekolah.

Sebagai wujud rasa terima kasih dan penghargaan terhadap jasa guru, dilakukan pula penyerahan penghargaan tali kasih kepada 6 orang guru honorer yang tercatat telah mengabdikan dirinya untuk mengajar di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kulonprogo lebih dari 10 tahun.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda DIY dengan didampingi oleh Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, dan Kepala Dinas Dikpora DIY.  

Puncak acara Peringatan Hari Guru Nasional XXIV dan HUT PGRI ke-72 DIY yang mengambil tema ‘Membangun Pendidikan Karakter Melalui Keteladanan Guru’  tersebut dihadiri anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kabupaten Kulon Progo, Ketua PGRI kabupaten/kota se-DIY, Rektor UNY, dan Rektor Universitas PGRI Yogyakarta. (kt1)

Redaktur: Faisal

 


 





Baca Juga