Rabu, 29/11/2017 22:01 WIB | Dibaca: 213 kali

Sri Sultan HB X : Status Siaga Bencana DIY Satu Minggu


Sri Sultan Hamengku Buwono X. Foto: Rudi

YOGYAKARTA –  Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (HB X) menggelar rapat koordinasi (Rakor) penanganan bencana dampak siklon tropis cempaka yang melanda wilayah di DIY,  Rabu (29/11/2017). Dalam rapat tersebut, Sri Sultan HB X menetapkan status DIY Siaga Bencana.

Menurut Sri Sultan, berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (GMKG) cuaca ekstrim yang melanda DIY diperkirakan berlangsung selama tiga hari sejak diumumkan Senin (27/11/2017) yang lalu. Berdasarkan pertimbangan tersebut, Sri Sultan menetapkan status siaga Bencana. Menurutnya, status darurat kesannya terlalu besar.

Untuk lama status siaga, sementara ditetapkan selama tujuh hari atau sepekan. Namun status bisa diperpanjang tergantung siatuasi dan kondisi di lapangan.

“(Cuaca) ekstrim ini yang dikeluarkan BMKG kan tiga hari. Ya kita (masa) Daruratnya 1 minggu lah. Tapi kita belum tahu persis makanya ini saya mau keliling,” tutur Sri Sultan kepada wartawan usai Rakor di Kepatihan Komples Kantor Gubernur DIY.

Sementara untuk penagangan cepat terhadap korban bencana, Sri Sultan meminta pemerintah Kapubaten dan Kota mengeluarkan dana tidak terduga. Menurut Sri Sultan, untuk mengeluarkan dana tidak terduga dasarnya adalah pernyataan gubernur, untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh keputusan Bupati atau Wali Kota.

“Jadi saya berharap, dengan (status) siaga ini, dana cadangan yang ada di masing-masing kabupaten (dan Kota) bisa digunakan untuk memperbaiki maupun menolong mereka yang ada di pengungsian dan sebagainya,” imbuh Sri Sultan.

Terkait bantuan untuk korban meninggal, Sri Sultan belum membuat keputusan bantuan seperti apa yang akan diberikan karena harus berkoordinasi dahulu dengan pihak-pihak terkait di lapangan.

“Tapi yang penting di lapangan untuk status siaga ini supaya kabupaten (dan Kota) menindaklanjuti keputusan untuk mengeluarkan dana tak terduga,” tandasnya.

Dijelaskan Sri Sultan, Sejak Selasa (28/11) malam dirinya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak tentang perkembangan dampak siklon tropis cempaka di seluruh wilayah DIY . Selanjutnya pada Rabu (29/11) ini Gubernur DIY turun ke lapangan untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar penanganan bencana segera dilakukan dan diatasi.

Sri Sultan juga mengimbau kepada masyarakat di DIY agar berhati-hati dan waspada dengan cuaca ektrim yang sedang berlangsung.

“Saya mengimbau agar warga berhati-hati karena dari BMKG (cuaca) ekstrim ini (diperkirakan berlangsung) tiga hari,” tutup Sri Sultan. (kt1)

Redaktur: Rudi F

 

 

 


 





Baca Juga