Rangkul Jenderalium, MSP Kembangkan Pertanian Organik Revolusioner dengan Hasil Spektakuler


Agus Subagyo menyerahkan bantuan benih MSP 14 dan pupuk Jenderalium kepada Petani Dukuh Donolayan. Foto: Bowo

SLEMAN – Beras organik di pasaran semakin langka. Jika adapun, harganya cukup mahal. Produksi beras organik di kalangan petani selama ini masih terkendala biaya produksi yang cenderung mahal dibanding pengolahan lahan dengan cara kimiawi. Hal itu menjadi perhatian serius lembaga masyarakat Mari Sejahterakan Petani (MSP), yang fokus mengembangkan pertanian organik.

Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MSP, Agus  Subagyo mengatakan, MSP saat ini Bekerjasama dengan PT. Bumi Paringi Berkah (BPB) Yogyakarta yang memproduksi pupuk cair organik ‘Jenderalium’ untuk mengembangkan pertanian organik. Menurutnya, produsen Jenderalium telah membina kelompok-kelompok tani di desa-desa wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), salah satunya Kelompok Tani Dukuh Donolayan, Desa Donohardjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.

“Untuk bagaimana memproduksi beras organik enak dengan biaya produksi murah saat ini bukan sesuatu yang mustahil. Kami dari DPP MSP bekerjasama dengan Jenderalium terus bekerjasama dengan petani untuk mengembangkan pertanian organik yang revolusioner dengan hasil spektakuler,” kata Agus saat memberikan bantuan benih MSP 14 dan pupuk Jenderalium kepada Petani Dukuh Donolayan, Kamis (30/11/2017) siang.

Terkait bantuan berupa pupuk dan benih organik kepada petani Donolayan, Agus mengatakan hal itu sebagai stimulus (rangsangan) untuk petani memulai pertanian organik. Menurutnya benih dan pupuk organik yang diberikan nantinya untuk demo plot  di lahan petani dengan harapan memilki out put produksi beras organik dari jenis padi lokal berkualitas.

“Dalam kerjasama ini petani akan memproduksi beras organik yang enak dengan biaya produksi murah. Jenderalium pupuk organik  akan membuat biaya lebih murah  karena dari hasil uji coba selama ini mampu meningkatkan produksi dan kapasitas hasil panen,” kata Agus yang saat serah terima bantuan disaksikan oleh direksi Agronomis PT. BPB Kustanti dan petani binaan Jenderalium.

Triyanto, anggota Kelompok Tani Donolayan yang secara simbolik menerima bantuan dari DPP MSP mengatakan, dengan adanya bantuan tersebut menambah semangat petani untuk bercocok tanam dengan cara dan hasil beras organik.

“Selama ini kendala kita salah satunya memang di pupuk organik yang hasil panennya kurang memuaskan disamping juga agak sulit dibuat. Dengan adanya pupuk organik cair ini penggunaannya lebih praktis dan mudah-mudahan hasilnya juga sesuai dengan harapan,” ujar Triyanto. (rd)

Redaktur: Ja’faruddin. AS


 





Baca Juga