Minggu, 10/12/2017 22:35 WIB | Dibaca: 399 kali

Sekolah Terendam Banjir, IKAL DIY Bantu Alat Pendidikan


Pengurus IKAL Komisariat DIY menyerahkan bantuan kepada korban banjir dan longsor di Bantul. Foto:Ja'faruddin. AS

BANTUL - Korban bencana banjir dan longsor dampak siklon tropis Cempaka di Wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih belum pulih.

Prihatin dengan kondisi tersebut, Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Komisariat DIY menyumbangkan bantuan di salah satu titik bencana terparah yaitu di Dukuh Kedungmiri, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Minggu (10/12/2017) sore.

Pengurus IKAL DIY, Dr. Masroer, M.Si mengatakan, IKAL DIY terpanggil untuk meringankan beban korban bencana dengan mengumpulkan bantuan dari pengurus dan anggotanya. Menurutnya, bantuan dari IKAL DIY untuk warga Kedungmiri berupa perlengkapan sekolah seperti seragam sekolah, buku, dan alat tulis. Selain itu, kata Masroer, juga bantuan berupa bahan makanan pokok, kebutuhan balita, hingga peralatan mandi.

"Sebelumnya kami telah berkoordinasi dengan relawan bencana di Kedungmiri, dari Tim Bhumi Atala Dwipa. Kami prihatin ketika mendengar ada sekolah yang terendam, saat banjir terjadi. Di sini juga banyak anak-anak sekolah dan ikut mengungsi, makanya kami lebih banyak membantu untuk perlengkapan sekolah," kata Masroer yang mewakili Ketua IKAL DIY, Sugiyanto Harjo Semangun, M.Sc.

Masroer yang juga Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berharap, bantuan IKAL DIY bisa meringankan beban korban, terutama bagi anak-anak agar tetap bisa bersekolah.

"Jangan sampai karena bencana proses belajar mengajar anak-anak terhambat," imbuhnya didampingi pengurus IKAL lainnya, Turino Junaedy dan Ust. Hasyim Abdullah.

Saat menerima bantuan dari IKAL DIY, Kepala Dukuh Kedungmiri, Sugiyanto mengatakan bantuan dari IKAL DIY sangat membantu meringankan beban warganya. Menurut dia, di Kedungmiri terdapat 70 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan akibat diterjang banjir,

"Akibat banjir karena luapan Kali (sungai) Oya, banyak rumah warga yang rusak dan terendam. Kerusakan bervariatif, dari rusak ringan, sedang, dan parah. Sampai saat ini masih terdapat 50 KK di pengungsian sementara," ujarnya.

Bantuan dari IKAL yang lebih banyak perlengkapan sekolah, kata Sugiyanto, sangat dibutuhkan warganya saat ini,

"Kami mengucapkan terimakasih kepada IKAL DIY atas bantuannya, khususnya kepada kepada Bapak Sugiyanto Harjo Semangun selaku ketua IKAL DIY. Selain sembako, perlengkapan sekolah sangat bermanfaat, karena di Kedungmiri ini banyak anak sekolah SD," tutup Sugiyanto. (rd)

Redaktur: Ja'faruddin AS.


 





Baca Juga