Hadiri Seminar di UII, Kasiter Korem 072 Tegaskan Peran Ulama dan TNI dalam Menjaga NKRI


Narasumber Seminar Nasional Keislaman dan Kebangsaan di UII Yogyakarta berfoto bersama peserta. Foto: ist

YOGYAKARTA - TNI Mempunyai sosok Jenderal Soedirman , dimana beliau adalah seorang  ulama yang ikut berjuang dalam mempertahankan Indonesia dari Penjajahan. Hal ini merupahkan bukti bahwa Ulama dan TNI menjadi benteng bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman yang berusaha merusak keutuhan NKRI.

Hal ini disampaikan Kasi Terirorial (Kasiter) Korem 072/Pamungkas Letnan Kolonel Inf Jaelan yang mewakili Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Fajar Setyawan, saat menjadi Narasumber pada acara Seminar Nasional Keislaman dan Kebangsaan yang digelar  di Auditorium Kahar Mudzakir, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Rabu (27/12/2017).

Kegiatan seminar ini merupakan agenda rutin DPPAI UII dalam skala regional dan nasional, yang kali ini menghadirkan beberapa tokoh-tokoh nasional Seperti Adian Husaini (Ulama Bogor), Prof Dr Moh Mahfud MD (Akademisi Guru besar Fakultas Hukum UII) dan Prof Dr Sudjito, SH MSi (Akademisi Guru besar Fakultas Hukum UGM).

Lebih lanjut dalam penjelasannya Kasiter Korem 072/PMK mengungkapkan bahwa ancaman seperti terorisme dan radikalisme, pelanggaran perbatasan dan pencurian sumber daya alam, perompakan dan Pembajakan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba, perang cyber dan intelijen serta korupsi merupakan ancaman yang nyata dari pada perang konvensional.

“Maka dari itu kita TNI tidak bisa bekerja sendiri dalam mengatasi berbagai ancaman tersebut, perlu kerjasama seluruh unsur dan komponen bangsa termasuk ulama, dimana para ulama mempunyai pondok-pondok pesantren dan lembaga lembaga pendidikan yang mengajarkan nilai nilai kebaikan, termasuk semangat bela negara,” kata Letkol Jaelan.

Dengan adanya semangat dari para ulama inilah, kata Letkol Kaelan, harapan generasi muda Indonesia yang berbhineka tunggal ika, bebas Narkoba dan mempunyai karakter kepemimpinan dapat terwujud,

“Sehingga lahirlan pemimpin pemimpin Indonesia yang benar benar sepenuh hati hanya berjuang demi kemajuan dan keutuhan bangsanya,” tandas Letkol Jaelan. (kt1)

Redaktur: Faisal


 



Terpopuler


Baca Juga