Tanah Labil dan Longsor, Jalan Provinsi di Paweden Banjarnegara Ditutup Sementara


Jalan provinsi yang baru dicor di Paweden, Banjarnegara ditutup sementara karena tanah bergerak. Foto: ist

BANJARNEGARA – Akibat longsor dan tanah bergerak (labil),  jalan provinsi yang baru dicor belum lama ini di Dusun Legok Kidul, Desa Gumelar, Kecamatan Paweden, Banjarnegara ditutup sementara. Dikabarkan, hingga Jumat (09/02/2018) pagi, jalan belum dibuka.

Menurut Syaifurohman (25) warga Kecamatan Punggelan, jalan yang longsor menuju arah Dusun Ngendong. Syaifur yang sempat melintas di lokasi longsor mengatakan, jalur lalu-lintas dialihkan melalui Slatri,

 “Tadi kami diarahkan Polisi untuk memutar melalui jalur Slatri, sehingga jarak tempuhnya menjadi dua kali lebih lama,” kata Syaifur yang berprofesi sebagai sopir truk angkutan barang.

Syaifur menginformasikan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara bersama warga dibantu unsur TNI-Polri bergotong royong membersihkan material longsor. Petugas kepolisian dari Polres Banjarnegara dibantu polsek setempat dan Babinsa diterjunkan di lokasi longsor untuk mengatur lalu-lintas.

Sebelumnya Longsor terjadi di Jalan Raya Karangkobar, jalur Kalibening-Banjarnegara, Kamis (08/02/2018), tepatnya di depan PKD atau di bawah SD Paweden. Longsor yang menimpa jalan sepanjang 5 meter tersebut terjadi  sekitar 17.00 WIB.

Menurut Waluyo (35) warga Karangkobar, longsor diduga akibat tanggul setinggi 7 meter tak mampu menahan debit air hujan yang intensitasnya cukup tinggi,

“Sepertinya tanggul tidak bisa menahan air hujan, sehingga jebol dan menyebabkan longsor. Beruntung tidak ada korban jiwa,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (09/10/2018).

Hingga berita ini diturunkan BPBD Banjarnegara belum merilis pernyataan resmi terkait longsor yang terjadi diwilayahnya tersebut. Namun demikian sudah beredar himbauan dari BPBD Banjarnegara agar masyarakat di daerah rawan longsor agar waspada dan berhati-hati, serta segera melapor segera jika terjadi tanah longsor atau bencana alam agar segera ditanggulangi.  (kt3)

Redaktur: Syarifudin

 

 


 





Baca Juga