Dandim Yogyakarta: Tak Ada Sekat antara Komandan dan Prajurit dalam TMMD


Dandim 0734/Yka. Letkol. Inf Rudi Firmansyah bercengkerama dengan anggota di sela waktu istirahat saat giat TMMD. Foto: Ist

YOGYAKARTA - Partisipasi semua elemen masyarakat dalam percepatan pembangunan pedesaan guna mendorong kemajuan dan kesejahteraan nasional menjadi sebuah keniscayaan. Untuk mendukung terwujudnya proses perencanaan dan pembangunan partisipatif masyarakat tersebut, salah satu instrumennya adalah semangat gotong royong.

“Program TMMD Reguler 101 tahun 2018 yang difokuskan di Kampung Gambiran, Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta ini arahnya juga demikian. Ini adalah upaya agar bagaimana membentuk sinergitas antara TNI dan rakyat untuk melakukan percepatan pembangunan guna kesejahteraan masyarakat,” tutur komandan kodim 0734/Yogyakarta, Letkol Letkol Inf Rudi Firmansyah S.E.M.M saat meninjau TMMD di lokasi pemasangan talud Sungai Gajah Wong, belum lama ini.

Letkol Rudi menjelaskan, meski saat ini masih tahapan pra TMMD, namun program pembangunan fisik sudah mulai dijalankan. Hal itu, kata dia, selain untuk menyelesaikan program sesuai yang dijadwalkan, juga sebagai bentuk perwujudan semangat prajurit dan masyarakat dalam membangun serta memajukan kampung,

“Tak hanya kedekatan tanpa sekat antara prajurit dan masyarakat. Di dalam internal Kodim 0734/Yogyakarta sendiri antara komandan dan prajurit juga semakin dekat dan tak ada jarak, karena semuanya terjun bersama-sama dalam setiap giat TMMD,” tukas Letkol Rudi.

“Seorang komandan merasa dekat dengan anak buahnya apabila dalam susah maupun senang selalu di tengah tengah anak buahnya,” imbuh letkol Rudi yang intens meninjau dan berada di tengah-tengah anak buahnya yang melaksanakan giat TMMD.

Di sisi lain, Lurah Pandeyan Sulasmi,S.IP, M.SI menilai, semangat anggota kodim  0734/Yogyakarta sangat luar biasa. Hal itu menurutnya seperti terlihat dalam proses pembuatan talud di Sungai Gajah Wong dimana para prajurit memecahkan batu yang besar agar bisa diangkat ke atas kendaraan, untuk kemudian disusun ke dalam kawat bronjong.

“Semangat anggota itu, saya kira tidak lepas dari peran seorang komandan yang selalu di tengah tengah anak buahnya. Kita selalu melihat Bapak Dandim  0734/Yogyakarta, yang juga komandan satgas TMMD Letkol Inf Rudi Firmansyah berada di tengah-tengah anggotanya, itu luar biasa,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan dan terimakasih atas penyelenggaraan TMMD di kelurahannya, Sulasmi mengaku terus melakukan sosialisasi kepada tiap – tiap RT dan RW di wilayah masing-masing agar mempersiapkan warganya guna membantu kelancaran program TMMD, terutama pembangunan talud sungai Gajah Wong,

“Gotong – royong guna mendukung Program TMMD Reguler Ke – 101 ini terus kami tingkatkan.

Sebab, program TMMD terutama pembuatan talud ini memang sangat diharapkan warga. Pasalnya selama ini warga banyak yang takut dan was - was jika musim hujan datang, tebing sungai sering longsor,” tandasnya. (rd)

Redaktur: Ja’faruddin. AS


 





Baca Juga