Lanal Yogyakarta Bersama Forkompinda Siap Berperan Aktif Menjaga Kamtibmas Jelang Idul Fitri


Danlanal Yogyakarta Kolonel Laut (P) Arya Delano, S,E, M.Pd saat menghadiri puncak peringatan Hardiknas di Alun-Alun Utara Yogyakarta. Foto: ist

YOGYAKARTA – Prajurit Pangkalan TNI Aangkatan Laut (Lanal) Yogyakarta siap berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) wilayah DIY menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Melalui keterangan pers Lanal Yogyakarta, Komandan Lanal (Danlanal) Yogyakarta Kolonel Laut (P) Arya Delano. S.E, M.Pd menuturkan, selaku bagian dari unsur TNI wilayah Yogyakarta, Lanal bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) DIY diminta untuk ikut serta dan berperan aktif membantu pemerintah daerah Yogyakarta dalam memecahkan setiap permasalahan,

“Tidak hanya terkait upaya untuk terjaminnya keamanan wilayah pantai selatan Yogyakarta dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta keberadaan Lanal Yogyakarta, namun juga terkait gejala dan gejolak permasalahan aspek IPOLEKSOSBUDHANKAM yang secepatnya harus mendapat atensi dan solusi melalui Forkopimda DIY,” tutur Danlanal.

Dijelaskan Danlanal, sebelumnya pada Senin (21/05/2018) di Ndalem Ageng Kompleks Kepatihan Danurejan Yogyakarta telah berlangsung Rapat FORKOPIMDA DIY untuk menghadapi Bulan Ramadhan dan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Selaku pimpinan rapat adalah Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Rapat diikuti sekitar 50 orang yang terdiri dari unsur pimpinan, baik TNI Polri, pemerintah daerah se wilayah Yogyakarta serta stakeholder bidang terkait. 

“Khususnya dalam kesempatan rapat forum tersebut menitikberatkan upaya cipta kondisi untuk menghadapi bulan Ramadhan dan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H di wilayah DIY,” kata Danlanal. 

Dijelaskan Danlanal, upaya cipta kondisi dalam menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) oleh unsur Forkopimda DIY tersebut mendasarkan perkembangan lingkungan stategis nasional yang terjadi ahkir-ahkir ini, dimana telah terjadinya serangkain aksi bom bunuh diri oleh kelompok radikal dibeberapa wilayah Indonesia, diantaranya bom bunuh diri menyerang jemaat gereja dan kantor Mapolres Surabaya, penyerangan kantor Mapolda Riau serta aksi profokatif berbau SARA lainnya meningkat menjelang masuknya bulan Ramadhan 1439 H. 

Sementara itu, dalam rapat  Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono, menyampaikan bahwa Jelang perayaan hari raya Idul Fitri seperti biasa dilakukan koordinasi dengan penyampaian informasi dari berbagai pihak antara lain dari unsur pimpinan TNI, kepolisian, BI, Disperindag dan Dishub serta adanya tambahan informasi dari instansi terkait lainnya.

Dengan demikian, Sri Sultan berharap secara komprehensif dapat ditemukan upaya deteksi dini dan cegah dini oleh unsur pimpinan wilayah Yogyakarta dalam upaya bersama sama dan sinergis menciptakan situasi aman dan tertib pada pelaksanaan bulan Ramadhan sampai dengan perayaan hari raya Idul Fitri 1439 H. 

Beberapa situasi menonjol sebagai hasil penyampaian informasi dan paparan oleh unsur pimpinan TNI Polri serta pimpinan instansi pemerintah terkait di wilayah Yogyakarta diantaranya kasus perusakan pos polisi UIN Kalijaga pada saat Unras hari Buruh Sedunia 2018, issu pembangunan bandara NYIA, crime indeks di DIY didominasi penipuan yang dilaporkan melalui media online, serta tersepakatinya beberapa hal diantaranya masyarakat Yogyakarta diharapkan tidak mudah tergoda paham radikalisme dan terorisme, penertiban penukaran uang yang tidak resmi dipinggir jalan oleh BI dibantu aparat keamanan, penggelaran posko lebaran serta kesiapan unsur TNI untuk turut aktif membantu pihak kepolisian dalam rangka menjaga dan memelihara Kamtibmas wilayah Yogyakarta serta terwujudnya sinergitas lintas sektoral oleh Lanal Yogyakarta. (kt3)

Redaktur: Faisal

 


 





Baca Juga