Selasa, 26/02/2019 13:54 WIB | Dibaca: 185 kali

TMMD Tahun Ini, Kodim Yogyakarta Rehab Lima Rumah Tak Layak Huni


Dandim0734/Yogyakarta Letkol Inf Wiyata Sempana Aji dan Wakil Walikota Yogyakarta, Heroepoerwadi saat pembukaan TMMD. Foto: ist

YOGYAKARTA - Komando Distrik Militer (Kodim) 0734/Yogyakarta menggelar upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Lapangan Karang Jalan Nyi Pembayun  Prenggan, Kotagede, Yogyakarta, Selasa (26/02/2019). 

TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2019 kali ini dipusatkan di Desa Purbayan, Kotagede, Yogyakarta, yang akan berlangsung selama 30 hari dan rencananya akan diturup tanggal 27 Maret mendatang.

Komandan Kodim (Dandim) 0734/Yogyakarta Letkol Inf Wiyata Sempana Aji, S.E., MPD mengatakan, TMMD kali ini mengambil tema "Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional".

TMMD akan berfokus pada sasaran fisik dan non fisik.

“Fisik ada beberapa tempat seperti pemasangan kown blok sepanjang 185.75 m,  rehab rumah tidak layak huni 5 unit, rehab MCK 1 unit dan rehab balai RW 1 unit,” ujar Dandim usai upacara pembukaan berlangsung.

Sedangkan untuk sasaran non fisiknya meliputi sosialisasi pekat, narkoba dan klitih dari Polresta Yogyakarta. Kemudian, sosialisasi tentang menangkal fanatisme agama yang sempit masuknya pengaruh terorisme dan timbulnya faham ajaran sesat yang dapat meresahkan masyarakat dari Kemenag kota Yogyakarta,

“Selain itu, sosialisasi Bela Negara dan Cinta Tanah Air dari Kodim 0734/Yka, kemudian sosialisasi dan penyuluhan tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari DPPMPA kota Yogyakarta,” tambah Dandim.

Untuk program fisik, sebanyak lima unit rumah tak layak huni, akan direhab. Kelima rumah warga yang akan direhab tersebut sebelumnya sudah diajukan dari LPMK masing-masing kampung. Usulan rehabilitasi rumah tersebut sudah diajukan satu tahun sebelum program TMMD berjalan,

“Dari kampung memilih beberapa sasaran yang sudah diseleksi dan memang ditargetkan akan dibangun dalam program TMMD. Pemilihan rehab rumah murni dari masyarakat yang menentukan apa saja kebutuhannya,” tuturnya.

Dalam program TMMD ini melibatkan 100 personil terdiri dari 2 SST dari Kodim 0734/Yka sebanyak 60 orang, 1 regu dari Lanal Yogyakarta sebanyak 10 orang, 1 regu dari Polresta Yogyakarta sebanyak 10 orang, 1 tim tukang Kodim 0734/Yogyakarta sebanyak 16 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 2 orang.

Adapun personil dari masyarakat yang ikut bergabung selama pelaksanan TMMD sebanyak 30 orang, dalam setiap harinya dan dari mahasiswa (Menwa) sebanyak 10 orang khusus untuk hari minggu saja.

“Kami pada dasarnya mendukung program Pemkot, bagaimanapun juga program TMMD ini program sinergitas antara Pemkot, TNI, Polri dan seluruh stakeholder yang ada di Kota Yogyakarta,” ujarnya. (kt1)

Redaktur: Hamzah

 


 





Baca Juga