Gunung Slamet ‘Bergejolak’ Warga Purwokerto Tenang

PURWOKERTO– Kendati aktivitas vulkanik Gunung Slamet, masih cukup aktif, namun warga Kota Purwokerto yang berada cukup dekat kaki gunung tersebut, tidak panik.

Menurut salah seorang warga purwokerto, Agung (20) selama belum ada pengumuman resmi dari pemerintah dalam hal ini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Gunung Api (PVMBG), yang menaikkan status Gunung Slamet, warga masih tenang.

“Kami sudah biasa dengan fenomena alam seperti ini mas,” ujar mahasiswa Fakultas Sainstek Jurusan Geologi Universitas Jenderal Soedirman ini.

Dia mengaku setiap malam warga kerap melihat adanya lontaran lava pijar dari puncak Gunung Slamet. Selain itu, warga juga kerap mendengar dentuman dan merasakan getaran.

“Kalau dari daerah persawahan tempat kos saya, daerah Karangwangkal, puncak Gunung Slamet kan kelihatan. Kalau pas keluar malam kemarin, saya juga melihatnya (ada pijaran api). Tapi itu biasa,” katanya.

Di sisi lain, berdasarkan data dari PVMBG tertanggal 10 Agustus, sepanjang pukul 00.00-24.00 tercatat adanya 10 kali lontaran lava pijar dengan ketinggian 200-300 meter. Selain itu, terjadi dua kali letusan abu setinggi 200-300 meter condong ke arah barat dan satu kali terdengar gemuruh kuat. (bom)

Redaktur: Syarifudin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.