Awas! Integritas Seorang Pemimpin Bisa ‘Dibeli’

YOGYAKARTA – Akademisi Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY), Hartanto, SH, M.Hum menilai, dewasa ini kepemimpinan berintegritas menjadi barang mahal yang sulit dicari.

Menurut praktisi hukum ini, Integritas seorang pemimpin sering ‘terbeli’ oleh tawaran-tawaran yang menggiurkan.

“Seperti nilai rupiah atau materi, jabatan maupun tawaran lain. Pemimpin beritegritas seharusnya hanya akan berfikir dirinya melayani siapa saja yang dipimpin, bukan sebaliknya,” ungkapnya saat menjadi pembicara dalam stadium general (diskusi) Pelatihan Kepemimpinan Bagi Pemuda Tahun 2014 (Angkatan 1) di Balai Kota Yogyakarta, Sabtu (23/08/2014).

Hartanto menegaskan, integritas menjaga seorang pemimpin untuk tidak ke luar jalur dalam mencapai tujuannya. Seorang pemimpin, kata dia, menyukai proses yang benar untuk menghasilkan hal yang benar.

Hartanto menjelaskan, peran pemuda Indonesia sebagai calon pemimpin yang berintegritas saat ini bukan hanya menjadi harapan, melainkan sudah lebih menjadi kebutuhan mendesak demi perbaikan bangsa.

Dia menegaskan, peran pemuda dalam pembangunan nasional sangat penting. Sebab, kata hartanto, tanggung jawab masa depan bangsa di tangan pemuda.

Diantara tanggungjawab besar itu adalah: menjaga Pancasila sebagai ideologi Negara; menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia; memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa; melaksanakan konstitusi, demokrasi, dan tegakan hukum; meningkatkan kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat; meningkatkan ketahanan budaya nasional; dan meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi bangsa .

“Terlepas dari betapa sulitnya menjadi pemimpin berintegritas, tidaklah salah apabila kita berproses menuju kesana, dan tidak pernah berputus asa untuk menuju ke sana,” tukasnya.

Sekadar informasi, dalam stadium general tersebut, selain Hartanto, hadir sebagai pembicara lainnya adalah Kyai Muhaimin. Diskusi tersebut dimoderatori oleh Kepala Kesbang Pemerintah Kota Yogyakarta, Sukamto. (yud)

Redaktur: Rudi F

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.