Budaya  

Pentas LP, Bangunkan Gairah Warga Bobok Hidupkan Seni Teater

BANTUL – Penampilan teater Lingkar Putih (LP) dengan mementaskan ‘Nyanyian Kardus’ pada Sabtu (23/08/2014) malam di Arena Pancasila, Dusun Bobok, Patalan, Jetis, Bantul, DIY, terbilang sukses. Pasalnya, ratusan penonton dapat menikmati penampilan para pemain yang berasal dari latar belakang pendidikan dan status sosial ini.

“Pentas ‘Nyanyian Kardus’ ini bisa dibilang merupakan produk perdana dari warga sekitar Bobok, Patalan, Jetis, Bantul, DIY, karena banyak melibatkan kalangan khususnya dari warga di sini serta didukung oleh beberapa komunitas dunia teater,” ujar Cahyo Ardhi selaku Pimpinan Produksi (Pimpro) Teater Lingkar Putih (LP), Senin (25/08/2014).

Sementara itu, Heri Koeswoyo sang sutradara menceritakan, sinopsis cerita dalam lakon ‘Nyanyian Kardus’ ini menggambarkan soal realita kehidupan manusia yang tidak pernah merasakan layaknya manusia pada umumnya, serba ngenes, ruwet dan mbundet.

“Untuk mempermudah penonton memahami alur cerita ini, pertunjukkan lakon ini dibikin dengan gaya realis dan dibantu oleh pembacaan puisi sebelum pementasan,” kata sang sutradara.

Lebih lanjut Heri mengaku, bahwa penampilan teater Lingkar Putih (LP) yang membutuhkan waktu selama tiga bulan, terbayar sudah dengan kepuasan penonton hingga pemain tak kuasa meneteskan air mata. Salah seorang pemain Upik yang berperan sebagai Simbok mengatakan, suka duka dalam proses teater ini.

“Semoga dapat menambah kedewasaan dan kekeluargaan bagi keluarga besar di komunitas Lingkar Putih serta warga Bobok, Patalan, Jetis, Bantul, DIY,” ujar perempuan yang nama aslinya Masrifatun Nafiah sembari berharap akan segera ada pementasan selanjutnya. (bhr)

Redaktur: Rudi F

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.