KASAD: Waspada Proxi War, Siapa Lawan Siapa Kawan Tidak Jelas

YOGYAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Memberikan kuliah umum tentang Proxy War dan kesiapan pemuda dalam menghadapinya kepada mahasiswa di Gedung Graha Shaba Universitas Gajah Mada (UGM) Kamis ( 18/09/14).

Berdasarkan keterangan resmi Penerangan Korem 072/Pamungkas yang diterima jogjakartanews.com, Jumat (19/09/2014) diinformasikan, dalam kuliah umumnya KASAD menjelaskan Perang Proxy atau Proxy War adalah perang antara dua pihak yang tidak saling berhadap-hadapan namun menggunakan pihak ketiga untuk mengalahkan musuh.

“Jadi kita tidak tahu siapa lawan dan kawan kita,” ungkapnya di hadapan peserta kuliah umum yang berjumlah sedikitnya 1.500 mahasiswa se-DIY.

Menurutnya, berbagai macam konflik yang terjadi di berbagai macam Negara penyebabnya adalah masalah pangan. Negara Indonesia, kata KASAD adalah sebagai negara ekuator yang memiliki berbagai macam persediaan pangan menjadi arena persaingan bagi kepentingan Negara non ekuator.

“Oleh karena itu kita sebagai warga Negara perlu mengantisipasinya dengan baik agar bangsa Indonesia tetap utuh dan berdaulat sebagai suatu Negara,” tutur KASAD

Dijelaskan KASAD, tidak menutup kemungkinan Negara non ekuator akan menyerang Indonesia dengan berbagai macam cara yang mungkin tidak kita sadari.

“bisa dengan ekonomi, budaya dan lain sebagainya,” ungkap mantan Pangkostrad.

Jenderal berbintang empat ini mengajak seluruh pemuda terutama mahasiswa sebagai calon pemimpin Indonesia di masa yang akan datang untuk menyadari hal ini dan mempersiapkan diri.

“Mari kita bersatu padu dan bersinergi untuk menyongsong Indonesia emas,” imbaunya.

Sebelumnya, acara kuliah umum oleh KASAD dibuka oleh Rektor UGM Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc. Dalam sambutanya Pratikno mengatakan bahwa Kedaulatan tidak lagi di definisikan sebagai memagari negeri ini dari masuknya orang asing,

“Tetapi bagaimana memenangkan kompetisi dan selalu waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan yang membahayakan kepentingan nasional,” ungkapnya.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan para Rektor se DIY, Pangdam IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI. Sunindyo, Danrem 072/Pamungkas, Brigadir Jenderal TNI. MS. Fadhilah, Para Dandim jajaran Korem 072/PMK. (pr/Penrem 072/Pmk)

 

Redaktur: Rudi F

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.