Relawan Kemanusiaan Pareanom Ikuti Parade Alutsista TNI

YOGYAKARTA – Sepanjang jalan malioboro Yogyakarta dilewati 11 Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) milik TNI Angkatan Darat, Sabtu (11/10/2014). Namun bukan berarti Yogyakarta dedang darurat.

Pawai kendaraan tempur yang menjadi tontonan ribuan masyarakat sepanjang jalan Malioboro tersebut merupakan rangkaian kegiatan Memperingati Hari Ulang TahunTentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-69. Menariknya, selain Anggota TNI yang mengiringi pawai, TNI dalam hal ini KODIM 0734/ Kota Yogyakarta juga melibatkan komunitas relawan kemanusiaan, Pareanom 15.775 MHz.

Relawan kemanusiaan Pareanom yang ikut dalam defile (parade) berjumlah 25 anggota dengan berseragama hitam, baret hitam. Selain itu dua mobil ambulan Pareanom juga mengiringi alutsista yang diparadekan.

“Kami diundang Pihak Kodim 0734/YKA. Kami bangga bisa ikut serta dalam parade Alutsista TNI ini, karena tidak banyak komunitas sipil yang dilibatkan. Di HUT TNI ke-69 ini, kami berharap TNI semakin jaya dan dicintai rakyat Indonesia,” ungkap Ketua Pareanom, Hartanto, SH. M.Hum.

Sebelumnya, 11 Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) milik TNI AD tersebut tiba di Yogyakarta, Jum’at (10/10/2014). Kendaraan tempur berupa tank baja tersebut berhenti dan dipertontonkan pada masyarakat umum, di Alun-Alun Utara Yogyakarta.

 Menurut Komandan konvoi, Mayor Kav Andre Masengi, kendaraan tempur yang dibawa kali ini seluruhnya merupakan Alutsista terbaru milik TNI AD. Diantaranya adalah tank Leopard buatan Jerman, tank Mader, serta tank jenis M 113.

 “Kemarin telah diikut sertakan dalam perayaan HUT TNI ke-69  di Armatim Surabaya. Setelah (diparadekan) di kota Yogyakarta, kemudian ke Cirebon, Bandung, dan Jakarta. Ini sebagai wujud tanggung jawab TNI AD pada masyarakat, karena ini juga kebanggaan bersama,” ungkapnya kepada wartawan, kemarin. (ian/kontributor)

Redaktur: Rudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.