BBM Tak Naik, Akhirnya Pemerintah Sadar Ekonomi Masyarakat Tidak Siap

JAKARTA – Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementrian ESDM, IGN Wiratmadja memastikan harga BBM premium pada bulan Mei tidak naik. Hal ini tentu  menjadi kabar gembira bagi masyarakat khususnya kalangan usaha kecil dan juga masyarakat dengan penghasilan menengah kebawah. Sebab dengan tidak dinaikkannya harga BBM berarti ekonomi masyarakat akan stabil.

“Akhirnya pemerintah sadar, BBM menyengsarakan dan membebani ekonomi masyarakat,” pungkas peneliti muda Youth Movement for Clean and Good Goverment (YMCGG) Herman Wahyudi kepada Jogjakartanews.com, Kamis (30/04/2015). Pernyataan Herman menyinggung alasan pemerintah tidak menaikkan BBM karena ekonomi masyarakat yang belum stabil.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pelaksana tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan harga BBM tidak akan naik pada bulan Mei karena berbagai faktor. Diantaranya ekonomi masyarakat yang belum siap serta kondisi sosial politik yang belum stabil.

“Ekonomi belum cukup siap. Kondisi sosial dan politik juga belum kondusif,” pungkas Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas , IGN Wiratmadja, di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu, 29 April 2015.

Pertimbangan pemerintah menurut IGN Wiratmadja, jika harga BBM khususnya premium dinaikkan maka akan membebani masyarakat dari sisi ekonomi.

Menteri ESDM juga sudah memastikan harga BBM premium tidak akan naik pada bulan Mei. “Insya Allah, tidak ada kenaikan di bulan Mei ini,” kata Mentri ESDM, Sudirman Said.

“Harusnya sejak awal pemerintah sudah sadar bahwa dari dulu kenaikan harga BBM membebani rakyat. Harapan saya, pemerintah sadar terus,” pungkasnya. (Ning)

Redaktur: Rudi F

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.