Rabu, 04/04/2018 22:11 WIB | Dibaca: 154 kali

Konstruksi NYIA Kulonprogo Dimulai Juni Mendatang


Direktur Utama AP I, Faik Fahmi. Foto: Ist/knt

YOGYAKARTA – Angkasa Pura I (AP I) menargetkan pembangunan bandara  New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) Kulon Progo selesai pada Januari 2019 mendatang.

Direktur Utama AP I, Faik Fahmi mengatakan setelah pengadaan tanah tuntas, Angkasa Pura I akan melanjutkan ke tahap proses pembangunan konstruksi yang akan dimulai pada Juni 2018,

“Saat ini sedang dilakukan proses pengerasan tanah dan selanjutnya akan dilanjutkan pembangunan kontruksi,” kata Fahmi usai menggelar pertemuan tertutup bersama Gubernur DIY dan jajaran Pemerintah Daerah di Gedung Wilis, Kepatihan (kantor Gubernur), Yogyakarta, Rabu (04/04/2018).

Fahmi mengungkapkan, dalam kontruksi akan dibangun air set terlebih dahulu, baru setelah itu membangun land set. Untuk pembangunan air set, Kata Fahmi, ditargetkena akan diselesaikan pada Januari 2019,

“Karena kita membangun ke tahapan sampai 14 juta, jadi secara terbatas akan dipertimbangkan (air set) untuk dioperasikan di bulan April 2019,” ungkapnya.

Sementara terkait jumlah maskapai, dijelaskan Fahmi, sejauh ini sudah banyak yang bersedia untuk beroperasi di NYIA Kulonprogo. Namun demikian, Fahmi menegaskan maskapai yang akan beroperasi di NYIA harus melalui seleksi  AP I.

“Permintaan maskapai pada saat slot meeting kemarin, paling banyak diminati yaitu Bali lalu  Jogja-Jakarta. Saat ini masih dalam proses filing karena kan menggunakan prosedur bilateral agreement, tapi kami membuka opportunity ke wilayah-wilayah yang bisa mendatangkan turis ke Indonesia, seperti Australia, Jepang, Korea dan China,” imbuhnya.

Fahmi optimistis, kehadiran NYIA Kulonprogo dengan kapasitas maskapai pesawat besar, akan memberikan dampak positif untuk sektor ekonomi, pariwisata, maupun logistik Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).  

“Nanti mau untuk dipergunakan sebagai embakarsi haji bisa, untuk mobilitas turis bisa, kargo bisa. Menurut saya ini sudah sangat terlambat, seharusnya bisa dibangun 10 tahun lalu,” tukasnya

Di sisi lain, Fahmi mengugkapkan, pihaknya terus melaporkan dan berkoordinasi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X terkait proses pembanguan NYIA secara rutin setiap bulannya.

“Ini merupakan kunjungan rutin setiap bulan ke Gubernur DIY untuk melaporkan progress pembangunan bandara NYIA Kulon Progo, mengenai progress yang sudah dikerjakan, sedang dilakukan, dan yang akan dilakukan ke depan,” pungkas Faik Fahmi.  (kt 1)

Redaktur: Rudi F

 

Berita Terkait

 





Baca Juga