Jumat, 16/11/2018 22:44 WIB | Dibaca: 219 kali

Beli Tempe di Pasar Stan, Sandi: Tempenya Segede Batu Bata


Capres Nomor Urut 02, Sandiaga Uno membeli tempe di Pasar Satan,Maguwoharjo, Yogyakarta. Foto: Dan

SLEMAN – Pedagang Pasar Stan, Tajem, Desa Maguwoharjo, Depok, Sleman mengeluhkan kenaikan harga-harga saat dikunjungi Calon Wakil Presiden nomor 02, Sandiaga Salahudin Uno,  Jumat (16/11/2018). 

Cawapres dari Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto ini, juga mendengar keluhan pedagang soal omset penjualannya yang terus menurun,

Salah seorang pedagang sayur, Bardi (48) mengatakan saat ini penjualannya mengalami penurunan omset hingga 20%. Hal itu menurutnya akibat banyaknya komoditas yang harganya tidak stabil dan cenderung naik,  “Pasar sekarang sepi,” keluhnya kepada Sandi.

Di Lapak Bardi, Sandi membeli tempe satu batang seharga Rp 5.000 dan enunjukkannya kepada wartawan sembali berujar,

“Tempenya segede batu bata,” katanya disambut tawa pedagang dan rombongan yang mendampingi Sandi.

Selain itu Sandi juga membeli cabai merah satu kilogram dengan harga Rp 25.000,kemudian membeli jengkol dan jagung.

Hal senada dikatakan Dibyo (40) pedagang ikan pasar Stan. Menurut Dibyo, harga ikan mengalami kenaikan cukup tajam, setelah kenaikan nilai tukar dolar, karena pakan ikan impor,

“Harga-harga lain stabil tapi harga ikan naik dari Rp7.000 jadi Rp28.000. Lele dari yang sekitar Rp12.000 sekarang Rp18.000. Itu karena pakan impor, jadi mahal,” ujarnya.

Mendengar keluhan pedagan tersebut, Sandi mengungkapkan rencananya apabila terpilih menjadi wakil presiden akan merevitalisasi pasar tradisional. Sandi yang saat ini masih menjabat ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), optimistis bisa merealisasikan programnya,

“Saya kan ketua APPSI jadi tahu lah, pasar ini denyut nadinya ekonomi,” katanya.

Diakui Sandi saat ini memang pengelolaan pasar tradisional sudah dilakukan pemerintah, namun perlu ditingkatkan lagi. Ia juga meminta pedagang tidak menyalahkan pemerintah saat ini,

“Tapi komitmen kami (Prabowo-Sandi) adalah meningkatkan perekonomian pasar dua atau tiga kali lipat lagi,” tukas Sandi.

Selain berkunjung dan membeli barang jualan ke beberapa pedagang di Pasar Stan, Sandi juga berdialog dengan Pedagang untuk mendengar keluhan serta mengecek harga kebutuhan pokok,

“Keluhannya pembeli enggak rame, diharap 2019 lebih menggeliat, tatanan ekonomi dibenahi. Harapannya ekonomi rakyat pulih,” ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Diungkapkan Sandi, jika pasangan Probowo Sandi kelak terpilih menjadi Presiden dan wakil Presiden, sudah menyiapkan beberapa rencana untuk melakukan pembenahan ekonomi.  Antara lain, kata dia,  revitalisasi pasar, gerakan tiap minggu ke pasar, adanya produk-produk tematik di pasar,

Selain itu, Sandi juga memandang perlu adanya kemitraan antara pedagang dan pengelola koperasi di tingkat petani, atau dengan adanya Koperasi Wanita Tani (KWT). (kt1)

Redaktur: Faisal

 


 





Baca Juga