Tokoh Politik yang ‘Bersebrangan’ dalam Pilpres Berbaur di Ulang Tahun Akbar Tandjung

JAKARTA – Puluhan tokoh politik nasional yang saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 saling ‘bersebrangan’ berbaur dalam acara perayaan hari ulang tahun Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Ir. Akbar Tanjung ke 69, Kamis (14/08/2014) malam di kediamannya di Jl. Purnawarman 18, Jakarta Selatan.

Kendati Akbar Tandjung mendukung Pasangan Prabowo-Hatta, namun banyak pendukung Jokowi-JK yang hadir, atau mengirimkan karangan bunga.

Prabowo Subianto sendiri hadir memberi selamat kepada Akbar Tanjung, dengan didampingi Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Fadli Zon dan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Abu Rizal Bakrie. Tak lebih dari 30 menit Prabowo berbincang dengan Akbar dan para tamu yang hadir.

Tokoh-tokoh Golkar yang hadir diantaranya putri presiden RI ke 2 HM Soeharto, Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto), Mantan Menpora Era Gusdur, Mahadi Sinambela dan para Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar.

Sementara tokoh dari Partai koalisi Merah Putih, diantaranya Presiden PKS, Anis Matta, Ketua Umum Paratai Bulan Bintang, MS. Kaban, Petinggi PPP, dan PAN juga banyak yang hadir.

Bahkan, tokoh-tokoh pendukung Jokowi-JK juga tampak hadir dan memberi ucapan selamat kepada Akbar, diantaranya Koordinator Nasional Persaudaraan Himpunan Masyarakat Indonesia Pro Jokowi-JK (PAHMI-PROJOJK), Muhyat AS.

Menurut Muhyat, dia hadir dan memberi ucapan selamat, karena Akbar Tandjung selain sebagai sosok politisi senior, juga mantan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI)dan saat ini masih menjadi dewan penasihat Korps Alumni HMI (KAHMI).

“Beliau itu bisa disebut sebagai gurunya para politisi, terutama di Golkar. Selain saya banyak teman-teman pendukung Jokowi-JK yang memberi ucapan selamat kepada Bang Akbar,” ungkap Muhyat yang mantan Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Jateng-DIY.

Dikatakan Muhyat, Akbar Tanjung adalah sosok politisi yang selalu menjunjung tinggi nilai moralitas. Akbar, kata dia, adalah politisi yang konsisten dan taat dengan keputusan partainya.

“Bang Akbar adalah seorang politisi sekaligus negarawan. Beliau selalu mencontohkan politik beretika. Misalnya bisa dilihat dari konsistensinya dalam memegang teguh dan melaksanakan keputusan partainya. Sekarang kan banyak politisi yang ‘oportunis’ tidak taat kepada partainya, tidak mau dipecat jika melakukan kesalahan, tapi saat partai dinilai tidak menguntungkan akan menyebrang ke partai lain yang lebih menguntungkan,” tutup Muhyat.

Di sisi lain rumah Akbar juga dibanjiri karangan bunga dari para tokoh dan politisi yang tidak sempat hadir.

Selain dihadiri para politisi, ulang tahun Akbar Tandjung juga dihadiri Ketum PB HMI, Arief Rosyid H, beserta para ketua dan staff PB HMI.

Sekadar Informasi, Akbar Tandjung lahir dari pasangan Zahiruddin Tandjung (alm) dan Hj. Siti Kasmijah Pasaribu (alm), pada 14 Agustus 1945, di Desa Sorkam, sekitar 30 km dari Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Akbar pernah mennempati posisi penting dalam pemerintahan, diantaranya Menpora Era Orde Baru, Ketua Umum DPP Partai Golkar, dan Ketua DPR RI. (ded)

Redaktur: Rudi F

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.